Media Kampung – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan DIY menggandeng Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) dalam mengadakan Training of Trainers (ToT) bagi fasilitator Sekolah Lansia. Kegiatan ini bertujuan memperkuat program kelanjutusiaan dengan meningkatkan kapasitas para fasilitator agar mampu mendampingi para lansia secara optimal di lingkungan komunitas.
Pelatihan yang dilaksanakan secara tatap muka ini melibatkan kader Bina Keluarga Lansia (BKL) serta Penyuluh dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB) dari beberapa kecamatan di Kabupaten Bantul dan Kulon Progo. Metode pembelajaran yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi peran guna membekali peserta dengan kompetensi teknis dan nonteknis dalam menyampaikan materi Sekolah Lansia secara efektif.
Materi yang diberikan kepada peserta ToT mencakup berbagai aspek penting seperti konsep menua sehat dan aktif, kesehatan fisik dan mental lansia, pengelolaan stres, pencegahan risiko jatuh, pemenuhan gizi seimbang, hingga penciptaan rumah yang ramah lansia. Selain itu, penguatan relasi sosial, spiritualitas, dan kemandirian juga menjadi fokus dalam pembelajaran ini.
Kerja sama dengan Indonesia Ramah Lansia (IRL) menambah dimensi komunitas dan kearifan lokal dalam pengembangan kurikulum Sekolah Lansia. Heru menambahkan bahwa selain menjaga kesehatan fisik, kesehatan mental lansia juga harus diperhatikan agar mereka mampu menghadapi berbagai tantangan hidup dengan pandangan positif. Sekolah Lansia menjadi wadah untuk mengajarkan cara mengelola stres, mencegah penyakit, serta membangun hubungan sosial dan spiritual yang sehat.
Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Rohina, menyambut baik pelaksanaan ToT ini dan berharap program Sekolah Lansia dapat meluas di wilayah tersebut. Rohina mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan lansia yang tangguh, sehat, dan aktif berpartisipasi dalam masyarakat sesuai dengan minat dan potensinya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan akan tersedia fasilitator yang mampu mendampingi pelaksanaan Sekolah Lansia berkelanjutan di tingkat komunitas, sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas. Kolaborasi antara BKKBN DIY, FKKMK UGM, dan IRL menjadi langkah strategis dalam menghadirkan lansia Indonesia yang tidak hanya panjang usia, tetapi juga berkualitas hidup baik, bahagia, dan tetap berarti di keluarga serta masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan