Media Kampung – Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menegaskan bahwa hantavirus yang ditemukan di Indonesia berbeda dengan kasus hantavirus yang terjadi pada kapal pesiar. Menurut Dante, virus yang ada di Tanah Air merupakan jenis hantavirus renal disease yang sudah dikenal dalam sistem kesehatan Indonesia, sedangkan hantavirus pada kapal pesiar termasuk jenis pulmonary disease yang belum ditemukan di Indonesia.
Dante menjelaskan bahwa hantavirus renal disease di Indonesia memiliki gejala yang mirip dengan leptospirosis, seperti demam, kulit menguning, dan gangguan pada fungsi ginjal. Penyakit ini dapat diobati dengan mudah melalui penanganan medis yang sesuai. Ia menambahkan bahwa hingga kini belum ada bukti penularan hantavirus dari manusia ke manusia di Indonesia.
Pemerintah terus melakukan mitigasi nasional dengan menyebarkan edukasi dan informasi terkait gejala hantavirus renal disease agar masyarakat lebih waspada. Menurut Wamenkes, upaya ini penting untuk menangani potensi kasus yang muncul dan mencegah penyebaran lebih luas.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi menyampaikan bahwa Indonesia menerima informasi dari pemerintah Inggris terkait seorang WNA yang menjadi kontak erat pasien positif hantavirus di kapal pesiar. Orang tersebut diketahui bekerja di Indonesia dan telah langsung dilacak oleh pemerintah. Setelah diperiksa di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, hasil tes sementara menunjukkan negatif hantavirus, namun yang bersangkutan tetap menjalani isolasi guna memantau masa inkubasi penyakit.
Budi Gunadi menuturkan bahwa pengalaman pandemi Covid-19 telah meningkatkan kemampuan surveilans dan kerja sama internasional Indonesia dalam menghadapi ancaman penyakit menular. Hal ini memungkinkan pemerintah untuk mendeteksi lebih cepat potensi penyebaran penyakit dari luar negeri sebelum meluas di dalam negeri.
Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap dapat mengendalikan risiko hantavirus yang ada dan memastikan bahwa jenis virus yang ditemukan di Indonesia tetap dapat ditangani dengan baik tanpa menimbulkan kekhawatiran berlebihan di masyarakat.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan