Media Kampung – Mahasiswa KKN RPL Universitas Muhammadiyah Jember menggelar kegiatan bersama ibu‑ibu lansia dan pra‑lansia di Desa Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, pada 20 April 2026 untuk menjaga kesehatan melalui olahraga dan senam pagi. Acara ini menekankan pentingnya aktivitas fisik bagi generasi lanjut usia dalam rangka meningkatkan kebugaran dan kualitas hidup.

Pasrujambe terletak di lereng Gunung Semeru dan dikelilingi oleh sungai yang mengalirkan material batu serta pasir, menjadikannya kawasan dengan keindahan alam asri yang menjadi latar belakang kegiatan sosial. Kehidupan masyarakat di desa ini dikenal kuat dalam nilai kebersamaan, gotong‑royong, dan pola hidup sehat.

Tim KKN RPL yang terdiri dari 15 mahasiswa melakukan sosialisasi kesehatan kepada 32 ibu lansia dan pra‑lansia yang hadir di Dusun Krajan 1. Tujuan utama program adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya olahraga ringan seperti jalan kaki dan senam pagi.

Sebelum memulai senam, para peserta menjalani pemeriksaan tekanan darah dan penimbangan berat badan yang dipandu oleh mahasiswa kedokteran garda depan. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar peserta berada dalam batas normal, namun beberapa memiliki tekanan darah sedikit tinggi yang kemudian diberi saran diet.

Setelah pemeriksaan, mahasiswa memimpin sesi senam pagi dengan gerakan peregangan, putaran lengan, dan langkah kaki perlahan yang disesuaikan dengan kemampuan masing‑masing. Seluruh peserta mengikuti dengan semangat, menyesuaikan intensitas gerakan agar tetap aman bagi tubuh yang menua.

Senam pagi memberikan manfaat signifikan, antara lain meningkatkan fleksibilitas sendi, memperkuat tulang, menstabilkan denyut jantung, serta menambah stamina. Aktivitas tersebut juga membantu menurunkan risiko obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular yang umum pada usia lanjut.

“Kami berharap senam ini dapat menjadi kebiasaan harian,” ujar Rizky Pratama, mahasiswa KKN yang memimpin sesi. Ia menambahkan bahwa konsistensi latihan akan memperpanjang masa produktif dan kebahagiaan para lansia.

Data Badan Pusat Statistik 2025 mencatat bahwa 12,4 % penduduk Indonesia berusia 60 tahun ke atas, dengan prevalensi penyakit tidak menular meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, intervensi preventif seperti program ini sangat diperlukan untuk menurunkan beban kesehatan masyarakat.

Selain kegiatan fisik, mahasiswa juga menyelenggarakan sesi ngaji bersama dan siraman rohani di PP Annur 99 Pasrujambe untuk menumbuhkan nilai keagamaan serta keseimbangan mental. Kegiatan spiritual tersebut diharapkan memperkuat keimanan dan menambah motivasi peserta.

Setelah senam, semua peserta diberikan paket makanan bergizi sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan. Momen berbagi makanan mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga, sekaligus menegaskan nilai gotong‑royong yang menjadi ciri khas desa.

Mahasiswa berjanji akan melanjutkan program serupa ke desa‑desa tetangga, mengajak lebih banyak generasi lansia untuk berpartisipasi secara rutin. Mereka berharap kegiatan ini menjadi kebiasaan positif yang dapat menurunkan angka penyakit kronis di wilayah tersebut.

Hingga kini, para peserta melaporkan perasaan lebih segar, peningkatan stamina, dan semangat baru untuk menjalani aktivitas sehari‑hari. KKN RPL UNMUH JEMBER berkomitmen menjaga kesinambungan program demi kesehatan fisik, mental, dan spiritual masyarakat Pasrujambe.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.