Media Kampung – Bayangkan sebuah laboratorium penuh lengan robot yang tiba-tiba bisa belajar memasang GPU ke motherboard atau memotong zip tie—tanpa instruksi manual dari manusia. Itulah yang baru saja diwujudkan oleh para peneliti dengan memanfaatkan AI coding agents yang diberi akses ke sumber daya komputasi dan ‘anggaran token yang besar’ untuk mengajar robot berbagai tugas.

Terobosan ini dimungkinkan oleh kerangka kerja agen baru bernama ENPIRE, yang dikembangkan oleh tim riset robotika Nvidia GEAR (Generalist Embodied Agent Research) bersama kolaborator dari Carnegie Mellon University dan University of California, Berkeley. ENPIRE adalah perangkat lunak yang membungkus model AI sehingga mereka dapat menggunakan berbagai alat, serta menyediakan kemampuan seperti memori, konteks, batasan, dan putaran umpan balik. Dengan kata lain, ENPIRE memberi AI kemampuan untuk bertindak secara otonom dalam melatih robot.

Dalam salah satu demonstrasi, AI coding agents merancang rejimen pelatihan yang berhasil mengajari robot untuk memotong zip tie—tugas yang membutuhkan presisi dan koordinasi tangan-mata. Lebih mengesankan lagi, robot juga diajari cara memasukkan GPU ke dalam soket tipis pada motherboard, sebuah tugas yang selama ini dianggap rumit bahkan bagi pekerja manusia terlatih.

Jim Fan, direktur AI di Nvidia, mengungkapkan dalam sebuah posting LinkedIn bahwa sebagian dari laboratorium GEAR kini dapat meningkatkan dirinya sendiri sepanjang malam tanpa lelah. “Kami hanya membaca laporannya di pagi hari,” tulisnya, menggambarkan bagaimana sistem otonom ini bekerja di luar jam kerja manusia.

Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar AI coding agents dalam mengotomatiskan pelatihan robot, yang selama ini membutuhkan banyak campur tangan manusia. Dengan ENPIRE, para peneliti berharap robot dapat belajar keterampilan baru lebih cepat dan efisien, membuka jalan bagi adopsi robotika yang lebih luas di industri manufaktur, pergudangan, dan bidang lainnya.

Meskipun masih dalam tahap awal, pendekatan ini menandai langkah signifikan menuju robot yang benar-benar otonom dalam belajar dan beradaptasi dengan tugas-tugas baru. Para peneliti di Nvidia GEAR terus mengembangkan ENPIRE untuk menangani tugas yang lebih kompleks dan beragam, dengan harapan suatu hari robot dapat belajar hampir semua keterampilan fisik hanya dengan bimbingan AI.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.