Media Kampung – Serangan udara antara Rusia dan Ukraina kembali meningkat pada akhir pekan ini. Pasukan Ukraina melancarkan serangan drone ke terminal minyak di St. Petersburg, kota terbesar kedua Rusia, pada Jumat (3/7) malam waktu setempat. Tak berselang lama, Rusia membalas dengan menghantam fasilitas produksi gas di wilayah Poltava, Ukraina.
Serangan Ukraina ke St. Petersburg
Gubernur St. Petersburg, Alexander Beglov, mengonfirmasi bahwa drone menargetkan fasilitas di Distrik Kirovsky. Menurutnya, dampak teknis dari serangan tersebut telah berhasil diatasi dan tidak ada korban luka. Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim pasukannya juga menyerang Kronstadt, pangkalan utama Armada Baltik Rusia di dekat St. Petersburg. Namun, klaim tersebut belum dikonfirmasi oleh Rusia.
Secara keseluruhan, Rusia mengaku berhasil menembak jatuh 72 drone di wilayah Leningrad yang berbatasan dengan St. Petersburg. Gubernur Alexander Drozdenko mengatakan tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan akibat serangan tersebut. Kementerian Pertahanan Rusia juga menyatakan telah mencegat total 389 drone Ukraina yang menyerang berbagai wilayah dalam semalam.
Balasan Rusia: Fasilitas Gas Ukraina Terkena
Di sisi lain, perusahaan energi milik negara Ukraina, Naftogaz, mengatakan fasilitas produksi gasnya di wilayah Poltava terpaksa menghentikan operasi setelah terkena serangan militer Rusia pada Sabtu dini hari. Staf Umum Militer Ukraina menyebut pihaknya berhasil mencegat 69 dari 86 drone Rusia yang diluncurkan semalam. Meski demikian, sebanyak 17 drone dan dua rudal tetap berhasil menghantam sejumlah lokasi di berbagai wilayah Ukraina.
Latar Belakang dan Dampak
Serangan ini terjadi setelah Rusia sebelumnya melancarkan serangan besar-besaran menggunakan rudal dan drone ke Kyiv pada pekan ini yang menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai hampir 100 orang. Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina terus meningkatkan serangan terhadap kilang minyak dan infrastruktur energi Rusia. Serangan tersebut disebut telah memicu kelangkaan bahan bakar di berbagai wilayah Rusia, dengan sekitar 90 persen wilayah negara itu dilaporkan mengalami gangguan pasokan bensin dalam beberapa hari terakhir.
Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.






















Tinggalkan Balasan