Media Kampung – Dana rekonstruksi Gaza yang dikelola oleh Dewan Perdamaian Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan masih kosong meski sejumlah negara telah berjanji memberikan bantuan miliaran dolar AS. Dewan ini dibentuk sekitar empat bulan lalu sebagai bagian dari inisiatif Trump untuk membangun kembali Gaza setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada Oktober lalu.
Dewan tersebut mengelola dana rekonstruksi yang resmi melalui Bank Dunia dan mendapat dukungan dari PBB. Namun, hingga kini belum ada dana donor yang masuk ke rekening resmi, karena tahap rekonstruksi belum dimulai akibat situasi keamanan yang masih tidak stabil di Gaza.
Media Kampung melaporkan bahwa dana dewan tersebut diterima melalui rekening JPMorgan tanpa persyaratan transparansi independen. Beberapa negara besar Eropa seperti Prancis dan Inggris memilih menjauh dari dewan ini karena kekhawatiran tersebut.
Trump menyatakan Amerika Serikat akan menyumbang 10 miliar dolar AS, sedangkan Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab masing-masing berjanji memberikan minimal 1 miliar dolar AS. Namun, menurut penilaian Uni Eropa dan PBB, Gaza membutuhkan lebih dari 71 miliar dolar AS untuk rekonstruksi selama sepuluh tahun ke depan, dengan kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut saat ini dalam tahap kritis.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan