Media Kampung – Raim Laode merilis lagu terbarunya berjudul Dunia yang Nanti pada Mei 2026. Lagu ini mengangkat kisah dua hati yang menyimpan harapan meski tak bisa bersatu karena masing-masing telah memiliki pasangan. Alih-alih memaksakan keadaan, kedua insan dalam lagu ini memilih untuk menerima kenyataan dan saling mendoakan kebahagiaan.

Melalui Dunia yang Nanti, Raim Laode menghadirkan lirik puitis yang sarat makna. Setiap bait menggambarkan harapan, penantian, serta refleksi tentang masa depan yang masih menyimpan berbagai kemungkinan. Lagu ini bercerita tentang dua orang yang bertemu kembali di waktu yang tak terduga, namun sadar bahwa mereka tidak bisa bersama karena masing-masing sudah memiliki pasangan.

Lirik lagu ini menyentuh tema tentang ketidakberdayaan dalam memilih jatuh cinta. Seperti tertuang dalam penggalan lirik, “Itulah kenapa jatuh cinta dikatakan jatuh, karena sebagaimana kita jatuh, kita tidak punya kuasa pilih jatuh pada hati yang mana.” Raim Laode berhasil menggambarkan perasaan dua hati yang bodoh karena berjalan pada waktu yang salah.

Meski tidak bisa memiliki, tokoh dalam lagu ini memilih untuk mendoakan agar kelak mereka bisa bersatu di dunia yang nanti. Lirik “Maka ku doakan kisah kita satu di dunia yang nanti” menjadi klimaks dari harapan yang disimpan. Lagu ini mengajarkan tentang ikhlas dan berlapang dada dalam menghadapi kenyataan.

Raim Laode sebelumnya juga merilis lagu Menari-nari yang bertema tentang bertahan dan menikmati hidup. Kini, Dunia yang Nanti hadir sebagai karya yang mengajak pendengar merenung tentang cinta, harapan, dan takdir.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.