Hanoon Craft Curi Perhatian di Impact Circle 11.0 AIESEC Unsri

Media Kampung – Palembang, 25 Juni 2026 – Ratusan anak muda antusias belajar kerajinan tangan di booth Hanoon Craft pada acara Impact Circle 11.0 yang digelar AIESEC in Universitas Sriwijaya (Unsri) di Aula Pascasarjana Unsri, Palembang, pada 6 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema “From Local Minds to Global Impact” ini diikuti lebih dari 200 peserta dari berbagai wilayah di Palembang dan sekitarnya.

Hanoon Craft, UMKM kerajinan tangan yang didirikan oleh Rizqi Hanifah pada 2023, menghadirkan pelatihan pembuatan gantungan kunci berbentuk kupu-kupu menggunakan tali kriya. Peserta diajak mengikuti setiap tahapan, mulai dari membentuk pola, mengombinasikan manik-manik, hingga memasang ring gantungan. Antusiasme terlihat dari banyaknya peserta yang antre untuk mencoba dan membeli produk kerajinan yang dipamerkan.

Salah seorang peserta, Nabila, mengaku mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan. “Saya sangat senang bisa mencoba membuat gantungan kunci secara langsung. Selain menambah wawasan, saya juga jadi lebih mengenal proses pembuatan kerajinan tangan dan produk lokal,” ujarnya. Menurut Nabila, kegiatan ini membuka pemahamannya bahwa produk kerajinan lokal memiliki potensi ekonomi yang besar apabila terus dikembangkan oleh generasi muda.

Antusiasme serupa juga ditunjukkan peserta laki-laki. Nanda, salah satu peserta yang mengikuti pelatihan, mengaku mendapatkan pengalaman berharga saat berhasil menyelesaikan gantungan kunci hasil karyanya sendiri. “Meskipun saya laki-laki, saya sangat menikmati proses belajar membuat kerajinan tangan. Saya dibimbing hingga akhirnya berhasil membuat gantungan kunci kupu-kupu sendiri,” katanya.

Kolaborasi antara AIESEC in Unsri dan Hanoon Craft dinilai menjadi contoh sinergi positif antara organisasi kepemudaan dan pelaku UMKM dalam menciptakan ruang pembelajaran yang relevan bagi generasi muda. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru di bidang kerajinan tangan, tetapi juga memahami bahwa kreativitas dapat menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan apabila dikembangkan secara serius.

Dengan menjangkau lebih dari 200 pemuda di Palembang, Hanoon Craft berhasil memperluas dampak sosial melalui transfer keterampilan yang sederhana namun bermanfaat. Sejalan dengan semangat AIESEC in Unsri dalam mengembangkan potensi kepemimpinan generasi muda, kolaborasi ini diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak anak muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan menciptakan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.