Media Kampung – Valve melakukan perubahan cepat pada sebuah objektif baru di midlane dalam game Deadlock setelah mekanisme tersebut menyebabkan pertandingan berubah menjadi pertarungan mid-only yang tidak seimbang hanya dalam satu akhir pekan. Perubahan ini menunjukkan bagaimana Valve terus bereksperimen untuk menjaga keseimbangan dan dinamika permainan.

Deadlock, yang masih dalam tahap pengembangan, menerima pembaruan signifikan pada objek bernama urn. Sebelumnya, urn muncul di satu sisi peta dan harus diantar ke sisi lain dengan kondisi pembawa yang melambat, serta risiko kehilangan jiwa yang dapat dipungut oleh lawan. Namun, pembaruan terbaru mengubah mekanisme tersebut menjadi sebuah urn yang harus diambil dengan serangan melee dan disetor di midlane, sekaligus menambahkan fase deposit yang dapat direbut oleh tim lawan.

Perubahan ini memicu konsekuensi besar, di mana seluruh pemain cenderung berkumpul di midlane secara terus-menerus untuk berebut urn tersebut. Hal ini membuat mekanik permainan yang sebelumnya melibatkan strategi dan pergerakan di berbagai jalur berubah menjadi pertarungan sengit di midlane setiap beberapa menit. Hero-hero dengan keunggulan dalam pertarungan tim dan area denial seperti Lash, Billy, Dynamo, McGinnis, dan Graves menjadi jauh lebih dominan akibat posisi urn yang strategis dan tumpang tindih dengan midboss yang juga memberi keuntungan besar.

Para pemain mengungkapkan ketidakpuasan mereka di forum komunitas Deadlock, menyatakan bahwa meta permainan yang sudah sangat berfokus pada pertarungan tim menjadi semakin sempit dan merugikan strategi lain, terutama bagi pemain yang mengandalkan carry di late game. Salah satu pemain menulis bahwa perubahan tersebut memperparah masalah urn yang sudah ada, sehingga permainan terasa terpusat hanya pada satu titik dan mengurangi kedalaman strategi makro.

Sikap serupa disampaikan oleh pemain lain yang menilai bahwa kecepatan dan frekuensi pertarungan di midlane membuat kehadiran di lokasi urn menjadi keharusan, sehingga menghilangkan elemen pengambilan keputusan dan variasi strategi yang sebelumnya menjadi kekuatan game ini.

Respon Valve sangat cepat dengan mengumumkan pembaruan selanjutnya yang memindahkan posisi spawn urn ke bawah jembatan di salah satu jalur samping, kembali ke lokasi yang dulu menjadi titik penyerahan urn untuk tim yang berada di posisi tertinggal. Perubahan ini diharapkan dapat mengurangi dominasi pertarungan midlane dan membuka ruang bagi variasi pergerakan dan strategi dalam pertandingan.

Selain itu, aura resistensi peluru dan roh yang mengelilingi tim yang mendeposit urn dikurangi dari 50% menjadi 35%, untuk menyeimbangkan keuntungan yang diterima tim yang tertinggal tersebut. Dengan penyesuaian ini, Valve memperlihatkan komitmennya dalam menghadirkan gameplay yang dinamis dan seimbang meskipun masih dalam tahap pengembangan.

Eksperimen Valve terhadap mekanik urn dan posisi objektif ini menyoroti tantangan dalam merancang elemen yang mampu mendorong interaksi tim tanpa mengorbankan keragaman strategi dan pengalaman bermain. Meski mendapat kritik, langkah cepat Valve dalam merespons feedback komunitas menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan Deadlock menuju perilisan resmi.

Dengan perubahan terbaru, diharapkan Deadlock kembali menawarkan mekanik permainan yang lebih seimbang dan tidak terlalu terpusat pada pertarungan di midlane. Ini menjadi kabar baik bagi para pemain yang menginginkan variasi dan kedalaman strategi dalam setiap pertandingan.

Valve terus memantau dan menguji berbagai aspek Deadlock, termasuk objektif urn, untuk memastikan pengalaman bermain yang menantang sekaligus menyenangkan. Perubahan yang diterapkan menunjukkan bahwa pengembang siap beradaptasi dan mendengarkan masukan dari komunitas demi menciptakan game MOBA yang kompetitif dan inovatif.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.