Media Kampung – Game multiplayer Secret Neighbor, spin-off dari Hello Neighbor, terpaksa ditutup sementara setelah mengalami serangan hacker yang berhasil menghapus data progres pemain. Kejadian ini terjadi pekan lalu dan melibatkan akses tidak sah ke sistem backend game.
Seorang peretas yang memperoleh kredensial dengan akses admin melakukan penghapusan profil pemain, data progres dalam game, dan informasi lainnya. Selain itu, serangan ini juga disebut sebagai “serangan terkoordinasi” terhadap sistem server dan infrastruktur yang digunakan di seluruh platform oleh pengembang Hologryph dan penerbit tinyBuild.
Dalam sebuah pernyataan resmi di Steam, Hologryph dan tinyBuild menyampaikan bahwa tidak ada data pribadi pengguna yang bocor dalam insiden ini. Namun, karena serangan masih berlangsung dan pelaku mengancam akan terus menyerang hingga game dihapus dari peredaran di semua platform, pengembang memutuskan untuk menutup sementara game tersebut guna memperbaiki celah keamanan.
Konteks dan Tindakan Pengembang
Hologryph dan tinyBuild telah menginformasikan pihak berwenang terkait insiden ini. Mereka juga bekerja sama dengan PlayFab, penyedia layanan backend untuk Secret Neighbor, dalam upaya memulihkan data yang terhapus dan menutup celah keamanan yang ada.
Sampai saat ini, belum ada kepastian kapan game akan kembali online. Meskipun demikian, Secret Neighbor masih tersedia untuk dibeli di platform Steam, dan pengembang berkomitmen memberikan pembaruan kepada para pemain mengenai perkembangan situasi ini.
Latar Belakang Game
Secret Neighbor dirilis pada 2019 sebagai game multiplayer yang merupakan spin-off dari Hello Neighbor, sebuah game horor populer yang pertama kali hadir pada 2017. Pada 2020, tinyBuild meningkatkan investasinya ke Hologryph dan menjadi pemegang saham mayoritas setelah mengakuisisi Dynamic Pixels, pengembang asli Hello Neighbor.
Seri Hello Neighbor terus berkembang, dengan peluncuran sekuel pada 2022 dan pengembangan game ketiga yang sedang berlangsung. Popularitas game ini tetap tinggi, terbukti dengan puncak jumlah pemain bersamaan tertinggi yang dicapai pada Maret tahun ini untuk game aslinya.
Dampak dan Implikasi
Insiden ini menyoroti pentingnya keamanan siber dalam industri game, khususnya untuk game multiplayer yang mengandalkan data progres pemain dan layanan backend secara online. Penghapusan data secara massal tidak hanya mengganggu pengalaman pemain, tetapi juga dapat menimbulkan kerugian reputasi bagi pengembang dan penerbit.
Pengembang pun dihadapkan pada tantangan dalam memulihkan data dan membangun kembali kepercayaan komunitas pemain. Upaya koordinasi dengan penyedia layanan dan pihak berwenang menjadi langkah penting dalam menanggulangi serangan ini.
Pengguna disarankan untuk mengikuti informasi resmi dari pengembang dan memastikan keamanan akun mereka selama masa pemulihan berlangsung.















Tinggalkan Balasan