Media Kampung – Legenda sepak bola Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, memberikan penilaian mengejutkan dengan menempatkan Ole Romeny sebagai striker terbaik dalam sejarah Timnas Indonesia melalui sesi Blind Ranking yang diunggah oleh akun resmi media sosial Timnas Indonesia.

Dalam sesi tersebut, Kurniawan tidak memasukkan namanya sendiri meskipun merupakan salah satu striker paling produktif Timnas dengan catatan 33 gol dari 55 penampilan. Ia memilih lima nama striker lain berdasarkan pengalaman dan penilaiannya, dengan Ole Romeny berada di posisi pertama, mengungguli dua nama besar yang sudah lebih dulu menjadi ikon lini depan Indonesia, Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas.

Baca juga:

Susunan peringkat pilihan Kurniawan adalah sebagai berikut:

  • Ole Romeny (aktif)
  • Boaz Solossa
  • Bambang Pamungkas
  • Ilham Jaya Kusuma
  • Gendut Doni

Keputusan ini menarik karena Ole Romeny adalah satu-satunya pemain aktif dalam daftar tersebut, yang menunjukkan keyakinan Kurniawan terhadap kualitas dan potensi penyerang naturalisasi ini. Saat ini, Romeny berpeluang menambah catatan golnya di FIFA ASEAN Cup yang akan digelar September 2026.

Baca juga:

Kurniawan yang dikenal sebagai sosok penting dalam sejarah lini depan Indonesia menilai kualitas striker berdasarkan performa dan kontribusi nyata di lapangan, bukan hanya reputasi atau masa lalu. Pilihan ini memicu perdebatan di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, di mana sebagian masih menganggap Boaz Solossa sebagai striker terbaik.

Meski begitu, penilaian Kurniawan memberikan perspektif baru tentang regenerasi dan perkembangan talenta di Timnas Indonesia, menyoroti kemampuan pemain muda dan naturalisasi yang mampu bersaing setara dengan legenda terdahulu.

Baca juga:

Keputusan Kurniawan ini juga menggambarkan dinamika sepak bola Indonesia yang terus berkembang, dengan munculnya talenta baru yang menjanjikan untuk masa depan Garuda.