Media Kampung, Kepala produk dan desain Google AI Studio, Ammaar Reshi, berhasil mem-port game klasik Command & Conquer Generals – Zero Hour (2003) ke perangkat iOS menggunakan model kecerdasan buatan Claude Fable 5 milik Anthropic. Port ini diumumkan melalui unggahan di X pada 4 Juli 2026.
Menurut Reshi, port tersebut merupakan hasil kolaborasi antara manusia dan AI. Kode dan debugging dikerjakan oleh Claude, sementara pengujian dilakukan secara manual. “Tidak ada satu pun yang bisa menyelesaikan ini sendirian—satu dari kami tidak bisa menulis C, dan yang lain tidak bisa mendengar suara decitan,” tulis Reshi di GitHub.
Port ini merupakan hasil fork dari proyek The Super Hackers yang sebelumnya sudah mem-port game tersebut ke Linux dan macOS. Yang membedakan, versi iOS ini berjalan secara native di arsitektur ARM64 tanpa emulator, dan dilengkapi kontrol sentuh khusus untuk gim strategi real-time, seperti tap untuk memilih, drag untuk membuat kotak seleksi, dan long press untuk membatalkan pilihan.
Reshi mengklaim bahwa proyek ini menghabiskan biaya token antara 100 hingga 200 dolar AS hanya dalam dua hari, dan menggunakan langganan Claude Max secara penuh. Menurutnya, hanya Claude Fable 5 yang mampu menyelesaikan tugas tersebut. Ia sempat mencoba Opus 4.8 dengan Ultra Code, tetapi gagal.
Untuk memainkan gim ini, pengguna perlu memiliki salinan asli Command & Conquer Generals – Zero Hour. Kode sumber port tersedia di GitHub. Meski demikian, Reshi meragukan metode ini dapat diterapkan pada gim lain, misalnya Red Alert 2, karena Electronic Arts (EA) dikabarkan kehilangan kode sumber gim tersebut.
Keberhasilan port ini membuka diskusi tentang potensi dan keterbatasan AI dalam meremajakan gim lawas. Namun, sejumlah pengembang mungkin enggan memberikan kode sumber mereka karena khawatir mengurangi minat terhadap remaster atau remake resmi.























Tinggalkan Balasan