Media Kampung – Strauss Zelnick, CEO Take-Two Interactive, mengungkapkan bahwa mantan karyawan Rockstar telah mencoba menyaingi kesuksesan seri Grand Theft Auto (GTA), tetapi gagal. Pernyataan ini dilontarkan saat Zelnick berbicara pada konferensi TD Cowen 54th Annual Technology, Media & Telecom.
Ia secara tidak langsung merujuk pada game MindsEye, proyek pertama dari Build a Rocket Boy yang didirikan oleh Leslie Benzies, mantan veteran Rockstar. Setelah bertahun-tahun pengembangan dengan ambisi besar, MindsEye akhirnya dirilis sebagai game yang penuh bug dan mendapat ulasan buruk, sehingga menyebabkan banyak pemutusan hubungan kerja di studio tersebut.
Zelnick menilai membuat game hit kini semakin sulit seiring kematangan industri hiburan. Meski banyak pihak, termasuk mantan pegawai Rockstar, mencoba, belum ada yang mampu mengalahkan kesuksesan Rockstar. Namun, ia tetap optimis bahwa suatu saat individu kreatif akan muncul dan membawa inovasi luar biasa.
CEO Take-Two itu juga membahas soal jeda panjang antara perilisan GTA 5 dan GTA 6 yang mencapai 13 tahun. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah mengadopsi strategi rilis tahunan seperti beberapa penerbit lain. Zelnick menganggap bahwa jeda tersebut menciptakan antisipasi positif dan memungkinkan pengembangan game yang benar-benar berkualitas.
GTA 6 dijadwalkan rilis November tahun ini setelah mengalami beberapa kali penundaan. Zelnick memastikan tanggal rilis tersebut akan dipertahankan, dan perkembangan game akan disesuaikan agar sesuai standar tinggi seri ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan