Media Kampung – Steam baru-baru ini menetapkan bullet heaven sebagai genre resmi di platformnya, khususnya untuk game bergenre Vampire Survivors. Namun, game yang paling menonjol minggu lalu bukanlah bullet heaven melainkan Luna Abyss, sebuah bullet hell FPS yang menawarkan pengalaman unik dalam menghadapi ratusan peluru 3D.
Luna Abyss mengambil konsep bullet hell yang sudah ada selama lebih dari 30 tahun dan menghadirkannya dalam sudut pandang orang pertama. Pemain harus menghindari pola peluru yang berwarna-warni dan menembak balik musuh dalam lingkungan yang gelap dan luas di sebuah bulan yang sunyi.
Game ini baru terasa menantang setelah beberapa saat bermain, terutama saat menghadapi bos yang sulit. Sistem permainan mengingatkan pada Doom Eternal dengan berbagai senjata dan kemampuan yang harus digunakan secara strategis untuk mengalahkan musuh dengan cepat dan memanfaatkan fitur penguncian otomatis pada musuh yang memudahkan pemain mengarahkan tembakan.
Selain mekanisme tembak-menembak, Luna Abyss juga menawarkan elemen platforming dengan skala besar, menampilkan lingkungan yang sangat luas dan gelap. Namun, beberapa kritik diarahkan pada dialog dan karakter NPC yang terasa kaku dan mengganggu suasana eksplorasi yang seharusnya lebih fokus pada aksi dan visual.
Luna Abyss membuktikan bahwa genre bullet hell FPS memiliki potensi besar untuk berkembang, berbeda dengan bullet heaven yang sedang naik daun. Jika ada kelanjutan game ini, diharapkan pengembangan senjata akan lebih mendalam agar memberikan variasi dan ekspresi permainan yang lebih kaya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan