Media Kampung – Samsung resmi meluncurkan Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Seri terbaru ini menghadirkan peningkatan desain, performa, kamera, dan fitur kecerdasan buatan (AI). Namun, kebijakan trade-in yang kurang menguntungkan bagi pengguna non-Samsung menjadi sorotan.

Desain Lebih Tipis dengan Daya Tahan Tinggi

Galaxy Z Fold 8 Ultra menjadi ponsel lipat tertipis dari Samsung dengan ketebalan 4,1 mm saat terbuka dan 8,9 mm saat tertutup. Perangkat ini menggunakan teknologi Flex Titanium Display yang diklaim meningkatkan ketahanan layar. Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 reguler juga mengalami penyempurnaan desain meski tidak setipis versi Ultra.

Baca juga:

Performa dan Baterai

Kedua model ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang menawarkan peningkatan performa hingga 21 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Galaxy Z Fold 8 Ultra dibekali baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat 45W, mampu mengisi daya dari 0 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 35 menit. Sayangnya, Galaxy Z Flip 8 yang juga dirilis bersamaan masih mempertahankan baterai 4.300 mAh dengan pengisian 25W.

Kamera yang Ditingkatkan

Galaxy Z Fold 8 Ultra membawa peningkatan signifikan pada kamera ultrawide dari 12 MP menjadi 50 MP, menyamai spesifikasi Galaxy S26 Ultra. Kamera utama tetap 200 MP. Model reguler Galaxy Z Fold 8 kemungkinan masih menggunakan konfigurasi kamera yang sama dengan pendahulunya.

Baca juga:

Kebijakan Trade-in yang Kontroversial

Samsung menawarkan nilai tukar hingga USD 1.200 untuk pengguna yang menukarkan perangkat Galaxy, naik USD 200 dari tahun sebelumnya. Namun, nilai tukar untuk perangkat non-Samsung justru turun drastis. iPhone 17 Pro Max hanya dihargai USD 550, turun USD 200 dari tahun lalu. Pixel 10 Pro Fold bahkan hanya mendapat USD 520. Kebijakan ini dinilai kurang menarik bagi pengguna yang ingin beralih ke ekosistem Samsung.

Harga dan Ketersediaan

Galaxy Z Fold 8 Ultra dibanderol mulai USD 2.099 (sekitar Rp 32 juta) untuk varian 256 GB. Varian tertinggi dengan 1 TB dan 16 GB RAM mencapai USD 2.699. Galaxy Z Fold 8 reguler diperkirakan memiliki harga yang sedikit lebih rendah. Ponsel ini akan tersedia mulai 7 Agustus 2026.

Baca juga:

Perbandingan dengan Galaxy Z Flip 8

Selain Z Fold 8, Samsung juga merilis Galaxy Z Flip 8 dengan harga mulai USD 1.199. Ponsel clamshell ini lebih tipis dan ringan dari pendahulunya, namun masih menggunakan baterai 4.300 mAh dan kamera yang sama. Galaxy Z Flip 8 tidak mendukung mmWave 5G dan Bluetooth 6.0 seperti saudaranya yang lebih besar.

Dengan berbagai peningkatan yang ditawarkan, Galaxy Z Fold 8 dan Fold 8 Ultra menjadi pilihan menarik bagi penggemar ponsel lipat. Namun, calon pembeli dari luar ekosistem Samsung perlu mempertimbangkan kembali karena kebijakan trade-in yang kurang bersahabat.