Media Kampung, Pacitan – Pada pagi hari Kamis, 3 September 2026, wilayah Pacitan, Jawa Timur, mengalami dua kali gempa bumi beruntun. Beberapa jam setelahnya, gempa juga tercatat di sekitar wilayah barat daya Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat di kedua daerah serta sekitarnya.

Menurut data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa pertama di Pacitan terjadi pada pukul 03.52.36 WIB dengan magnitudo 4,5. Titik episenternya berada di koordinat 9,00 Lintang Selatan dan 111,28 Bujur Timur, sekitar 93 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca juga:

Gempa kedua di wilayah Pacitan terjadi sekitar tiga jam kemudian, yakni pada pukul 06.54.01 WIB. Gempa ini memiliki magnitudo 2,6 dan episenter yang terletak pada koordinat 8,92 Lintang Selatan dan 111,24 Bujur Timur, sekitar 83 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman yang sama, yaitu 10 kilometer.

Sementara itu, gempa susulan juga terjadi di wilayah barat daya Bantul, DIY, pada pukul 09.52.29 WIB. BMKG mencatat gempa ini memiliki magnitudo 2,5 dengan episenter di koordinat 8,81 Lintang Selatan dan 110,17 Bujur Timur, sekitar 102 kilometer barat daya Bantul, dengan kedalaman 21 kilometer.

Baca juga:

Rincian Gempa 3 September 2026

  • 03.52.36 WIB: Magnitudo 4,5, 93 km tenggara Pacitan, kedalaman 10 km
  • 06.54.01 WIB: Magnitudo 2,6, 83 km tenggara Pacitan, kedalaman 10 km
  • 09.52.29 WIB: Magnitudo 2,5, 102 km barat daya Bantul, kedalaman 21 km

Data tersebut menunjukkan adanya aktivitas gempa yang terjadi dalam rentang waktu singkat di kedua wilayah tersebut. Kedalaman gempa yang relatif dangkal menjadi salah satu faktor yang bisa dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya.

Imbauan untuk Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat di Pacitan, Bantul, dan wilayah sekitarnya untuk tetap tenang dan waspada. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan BMKG dan instansi terkait mengenai perkembangan aktivitas gempa bumi. Penting untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi dan segera melakukan langkah antisipasi jika terjadi gempa susulan.

Baca juga:

Dengan pemahaman yang tepat dan kesiapsiagaan, masyarakat dapat mengurangi risiko dampak dari gempa bumi. Pemerintah daerah dan instansi terkait juga diharapkan terus memantau situasi dan memberikan edukasi serta bantuan yang diperlukan.