Media Kampung – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur mencatat nilai ekspor provinsi ini pada Januari–April 2026 mencapai US$8,52 miliar, atau naik 2,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$8,31 miliar. Plt Kepala BPS Jawa Timur Herum Fajarwati menyatakan kenaikan tersebut terutama didorong oleh menguatnya ekspor sektor nonmigas.
Ekspor nonmigas tumbuh 3,45 persen secara year-on-year, dari US$8,10 miliar pada Januari–April 2025 menjadi US$8,38 miliar. Sebaliknya, ekspor migas justru turun 31,26 persen, dari US$211,24 juta menjadi US$145,22 juta. Penurunan ini dipengaruhi melemahnya ekspor minyak mentah yang turun 43,31 persen menjadi US$109,28 juta, serta ekspor gas yang merosot 18,64 persen menjadi US$0,06 juta.
Dari sisi komoditas, kelompok lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15) menjadi penyumbang kenaikan terbesar dengan pertumbuhan 26,64 persen menjadi US$877,40 juta. China menjadi pasar utama dengan nilai ekspor mencapai US$388,87 juta. Komoditas tembaga (HS 74) juga mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 24,95 persen. Sementara itu, ekspor olahan ikan, krustasea, dan moluska (HS 16) meningkat 15,68 persen menjadi US$278,49 juta.
Di sisi lain, komoditas perhiasan dan permata (HS 71) mengalami penurunan terdalam, yaitu 24,34 persen menjadi US$885,14 juta. Meski demikian, komoditas ini masih menjadi salah satu penyumbang utama ekspor Jawa Timur dengan Singapura sebagai tujuan terbesar (US$204,60 juta). Penurunan juga terjadi pada komoditas ikan, krustasea, dan moluska (HS 03) yang turun 2,45 persen menjadi US$380,13 juta. Amerika Serikat tetap menjadi pasar terbesar untuk komoditas tersebut dengan nilai ekspor US$158,98 juta.
Selama Januari–April 2026, sepuluh golongan barang utama berdasarkan kode HS dua digit menyumbang 63,53 persen terhadap total ekspor nonmigas Jawa Timur. Secara tahunan, ekspor dari sepuluh kelompok komoditas utama tersebut tumbuh 3,50 persen. Kenaikan itu ditopang oleh membaiknya kinerja sejumlah komoditas unggulan, terutama tembaga yang menjadi salah satu penyumbang terbesar ekspor Jawa Timur.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan