Media Kampung – Amerika Serikat tetap menjadi negara paling dipercaya oleh investor global pada tahun 2026, sementara posisi China mengalami penurunan. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kearney, terdapat 15 negara yang dianggap menjanjikan untuk investasi asing langsung (FDI) dalam tiga tahun ke depan.
Survei ini melibatkan 507 eksekutif senior yang menilai negara tujuan investasi. Selain AS, Kanada dan Jepang juga masuk dalam daftar teratas, menunjukkan stabilitas dan daya tarik investasi yang tinggi.
Menariknya, negara-negara Teluk seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) mulai muncul sebagai pusat investasi baru. Arab Saudi berhasil meraih posisi kesembilan, sementara UEA berada di peringkat ke-10, berkat investasi besar-besaran di sektor kecerdasan buatan, logistik, dan diversifikasi industri.
Arab Saudi, yang sebelumnya hanya berada di 25 besar pada tahun 2023, menunjukkan kenaikan signifikan berkat ambisi mengurangi ketergantungan pada sektor minyak dan gas. Sementara itu, Indonesia tidak termasuk dalam daftar 15 negara yang paling dipercaya investor, menandakan tantangan bagi negara ini dalam menarik investasi asing.
Data yang dirilis juga menunjukkan bahwa mayoritas negara mengalami kestabilan skor dari tahun ke tahun, dengan 84,8 persen negara hanya mengalami perubahan rata-rata skor IQ kurang dari dua poin dibanding periode sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa meskipun beberapa negara mengalami perubahan posisi, banyak negara tetap stabil dalam daya tarik investasi mereka.
Pada tahun 2026, perubahan peta investasi global menunjukkan bahwa negara-negara berkembang semakin mampu menarik perhatian investor, sehingga mempengaruhi posisi negara-negara besar seperti China. Penurunan kepercayaan terhadap China dapat menjadi sinyal penting bagi investor untuk mempertimbangkan kembali strategi investasi mereka di Asia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan