Media Kampung – Setelah puluhan tahun menunggu, warga di dua kecamatan di Kabupaten Pandeglang akhirnya mendapatkan akses penyeberangan yang lebih aman melalui pembangunan jembatan gantung permanen. Jembatan sepanjang 80 meter dengan lebar 2 meter ini akan menghubungkan Desa Tegal Papak di Kecamatan Pagelaran dengan Desa Cibungur di Kecamatan Sukaresmi.

Pembangunan jembatan ini merupakan realisasi dari aspirasi masyarakat yang sudah lama menginginkan infrastruktur penyeberangan yang layak. Sebelumnya, warga terpaksa menggunakan perahu untuk menyeberangi sungai atau memutar melalui jalan yang jauh lebih panjang. Aktivitas penyeberangan dengan perahu sempat dihentikan setelah terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa.

Proyek ini dibiayai melalui anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan merupakan bagian dari program aspirasi anggota Komisi V DPR RI Ahmad Fauzi. Peletakan batu pertama telah dilakukan sebagai tanda dimulainya pembangunan yang ditargetkan rampung dalam tujuh bulan ke depan.

Perwakilan Ahmad Fauzi, Karsono, menyatakan bahwa keinginan masyarakat untuk memiliki jembatan sudah sangat lama. Ia bersyukur pembangunan akhirnya dapat direalisasikan dan berharap jembatan dapat dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya bertahan lama.

Tokoh masyarakat Desa Cibungur, Mujaeni, menambahkan bahwa jembatan ini akan memangkas waktu tempuh warga secara signifikan. Akses yang lebih cepat sangat membantu, terutama saat warga membutuhkan layanan kesehatan darurat atau menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari. Kendaraan roda dua dapat melintas, sehingga perjalanan ke desa seberang tidak lagi harus memutar melalui jalan besar.

Mujaeni mengapresiasi semua pihak yang telah memperjuangkan pembangunan jembatan ini. Keberadaan jembatan diyakini akan membawa dampak nyata bagi masyarakat yang selama puluhan tahun menghadapi keterbatasan akses transportasi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.