Media Kampung – Proses penjaringan calon perangkat Desa Tegalrejo di Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, berlangsung dengan pengamanan ketat dan suasana yang kondusif. Ujian tulis untuk mengisi posisi Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat (Kasi Kesra) digelar pada Senin, 25 Mei 2026, di Balai Desa setempat dengan pengawasan langsung dari aparat keamanan.
Pelaksanaan ujian yang dimulai pukul 10.00 hingga 13.20 WIB ini diawasi oleh Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno, S.H., bersama jajaran Polsek serta melibatkan unsur Forkopimcam Tempursari. Hadir pula Plt Camat Tempursari Rondy Henrianto, Plt Sekcam Setyo Aji, Danramil Tempursari Kapten Adi Santoso, serta panitia penjaringan, pemerintah desa, BPD, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa yang memastikan setiap tahapan seleksi berjalan sesuai aturan tanpa gangguan.
Enam peserta mengikuti ujian tertulis tersebut. Dari hasil penilaian, Mohammad Fikri Haikal yang berasal dari Dusun Tegalbanteng RT 16 RW 05 berhasil meraih nilai tertinggi sebesar 94 dan ditetapkan sebagai calon terpilih untuk jabatan Kasi Kesra Desa Tegalrejo.
Kapolsek Tempursari, Iptu Sukirno, menegaskan bahwa kehadiran Polri bersama TNI dan panitia pengawas bertujuan untuk menjamin proses penjaringan berjalan secara profesional, transparan, dan kondusif. “Pengamanan dilakukan sejak awal hingga pengumuman hasil untuk mengantisipasi potensi gesekan,” ujarnya kepada media pada Selasa, 26 Mei 2026.
Kapolsek juga mengimbau agar seluruh peserta dan masyarakat dapat menerima hasil seleksi dengan lapang dada. Jika terdapat keberatan, ia meminta agar disampaikan melalui mekanisme resmi tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain pengamanan, personel Polsek dan Babinsa juga memberikan imbauan kepada warga agar menjaga kerukunan dan tidak mudah terpengaruh isu yang dapat memecah persatuan pasca penetapan calon perangkat desa terpilih.
Panitia penjaringan menyampaikan bahwa jadwal pelantikan calon perangkat desa akan diumumkan setelah seluruh tahapan administrasi selesai. Kehadiran aparat kepolisian dan TNI mendapat apresiasi dari warga karena dinilai mampu menciptakan suasana aman dan tertib selama proses seleksi berlangsung.
Dengan pengamanan yang ketat dan keterlibatan berbagai unsur terkait, proses penjaringan perangkat Desa Tegalrejo ini menjadi contoh pelaksanaan seleksi jabatan desa yang profesional dan transparan. Masyarakat pun diharapkan dapat mendukung hasil seleksi demi kemajuan desa dan pelayanan yang lebih baik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan