Media Kampung – Industri animasi di Indonesia mengalami perkembangan signifikan dengan nilai ekonomi yang meningkat lebih dari tiga kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir. Menteri Ekonomi dan Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan hal ini dalam acara peluncuran Indonesia Animation Report 2026 di Jakarta pada Selasa, 19 Mei 2026.
Riefky menjelaskan bahwa nilai ekonomi industri animasi nasional naik dari sekitar Rp240 miliar pada tahun 2015 menjadi Rp800 miliar pada tahun 2025. Lonjakan ini mencerminkan pertumbuhan yang pesat dan menunjukkan perubahan pada industri animasi Indonesia, yang kini tak hanya berperan sebagai penyedia jasa produksi untuk karya internasional, tetapi juga mulai menciptakan kekayaan intelektual lokal yang orisinal.
Pendapatan dari sektor kekayaan intelektual animasi pun tercatat meningkat hingga 280 persen dibandingkan satu dekade sebelumnya. Hal ini menandakan semakin kuatnya posisi karya animasi dalam ekonomi kreatif nasional. Riefky menambahkan bahwa anggota Asosiasi Industri Animasi Indonesia (AINAKI) kini memiliki sedikitnya 299 karakter IP lokal, dan jumlah tersebut terus bertambah seiring waktu.
Sebagai contoh keberhasilan karya animasi lokal, film animasi “Jumbo” produksi Visinema berhasil menarik lebih dari 10 juta penonton bioskop. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kualitas produksi animasi Indonesia sudah mampu bersaing secara global dan diterima luas oleh masyarakat.
Pemerintah terus mendukung pengembangan industri ini dengan memperkuat ekosistem melalui kebijakan berbasis riset, perlindungan kekayaan intelektual, serta pengembangan skema pembiayaan yang fokus pada IP. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing dan kemandirian ekonomi para pelaku animasi nasional.
Indonesia Animation Report 2026 sendiri merupakan hasil studi komprehensif yang memetakan kondisi, potensi, serta tantangan yang dihadapi industri animasi di tanah air. Laporan ini menjadi acuan penting bagi pengembangan sektor animasi ke depan agar terus tumbuh dan memberikan kontribusi optimal bagi ekonomi kreatif Indonesia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan