Media Kampung – Festival PEKA 2026 memasuki fase konsolidasi karya dengan menguji “Kunang-Kunang Kebudayaan” di ruang publik Jember, menandai langkah penting menjelang produksi utama.
Lokakarya dilaksanakan pada minggu III dan IV April 2026, menyasar integrasi kostum, tari, karnaval, dan dramaturgi dalam satu pertunjukan.
Pendekatan practice‑based dan site‑responsive dipilih untuk memastikan konsep matang sekaligus relevan dengan konteks sosial serta lingkungan sekitar.
Latihan terbuka digelar di Alun‑Alun Jember, memberikan kesempatan pengukuran gerak, ritme visual, dan interaksi langsung dengan masyarakat.
Observasi menunjukkan korelasi positif antara dinamika ruang publik dan respons penonton, memperkaya proses kreatif tim produksi.
Selain itu, latihan di ruang terbuka berperan sebagai sarana mengasah kesiapan mental serta kemampuan performatif peserta di kondisi nyata.
Pengembangan kostum bertema “Kunang‑Kunang Kebudayaan” mencapai 100 % pola dasar, sementara desain artistik berada pada 50 % dan masih dalam tahap penyempurnaan.
Kolaborasi dengan desainer Jember Fashion Carnaval (JFC) memperkuat kualitas visual dan teknis kostum, menambah nilai estetika pada pertunjukan.
Latihan tari dan karnaval kini mulai selaras dengan desain kostum awal, menciptakan harmoni visual antara gerak dan pakaian.
Latihan drama berbasis naskah difokuskan pada penguatan struktur dramaturgi agar narasi tetap terjaga sepanjang pertunjukan.
Yuyun Handayani, penerima Dana Indonesiana, menyatakan, “Latihan di ruang publik menjadi pengalaman penting bagi kami, terutama dalam membangun kesiapan mental dan kemampuan berinteraksi dengan audiens secara langsung.”
Meskipun terdapat capaian positif, tantangan tetap ada, termasuk finalisasi desain artistik kostum, adaptasi dinamika ruang publik, dan sinkronisasi antar elemen pertunjukan.
Festival PEKA 2026 merupakan program seni kolaboratif berbasis riset yang didukung oleh Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan, berorientasi pada inovasi dan keterlibatan publik.
Dengan persiapan yang terus berjalan, produksi utama dijadwalkan berlangsung pada Juni‑Juli 2026, menandai puncak kerja keras tim kreatif dan partisipan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan