Media Kampung – Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar gladi bersih untuk persiapan kirab malam 1 Suro dengan mengeluarkan lima ekor kerbau bule Kyai Slamet, Minggu (14/6). Latihan ini dilakukan dengan mengitari kompleks keraton, bukan rute kirab yang sebenarnya. Kelima kerbau tersebut akan menjadi cucuk lampah atau pemimpin rombongan pada puncak acara Selasa (16/6) malam.

Serati Mahesa atau pawang kerbau, Heri, menjelaskan bahwa lima kerbau yang dilibatkan terdiri dari tiga betina dan dua jantan. Kerbau tertua bernama Nyai Pahing berusia 13 tahun, sedangkan yang termuda bernama Suro berusia 3 tahun. Suro baru tiga kali mengikuti kirab malam 1 Suro. Heri menambahkan, latihan dilakukan selama dua hari berturut-turut, kemudian pada H-1 atau Senin (15/6) kelima kerbau diistirahatkan.

Pada hari puncak, kerbau-kerbau tersebut akan dimandikan atau dijamas pada sore hari. Tidak ada persiapan khusus lainnya, termasuk pakan yang tetap berupa umbi-umbian, jagung, dan rumput. Rombongan kirab akan mulai bergerak dari Kori Kamandungan melewati Jalan Supit Urang, Gladag, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Kapten Mulyadi, simpang Baturono, Jalan Veteran, Yos Sudarso, Jalan Slamet Riyadi, dan kembali ke Keraton Solo. Prosesi dimulai pukul 23.30 WIB dan diperkirakan selesai pukul 02.00-03.00 WIB.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.