Media Kampung – Harga minyak mentah dunia mencatat kenaikan tipis pada perdagangan Kamis, 27 Juni 2026, di tengah volume perdagangan yang cenderung tipis menjelang libur akhir pekan di Amerika Serikat. Sementara itu, harga timah menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 1,3 persen.

Pergerakan Harga Minyak Mentah

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik 0,2 persen menjadi USD 68,69 per barel. Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk penyelesaian September menguat 0,3 persen ke level USD 71,80 per barel. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya harga sempat berada di posisi terendah sebelum perang.

Batu Bara dan CPO Melemah

Harga batu bara juga mengalami pelemahan. Mengacu pada data Barchart, harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Juli 2026 turun tipis 0,39 persen menjadi USD 129,10 per ton. Sementara itu, harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) berdasarkan situs TradingEconomics turun 1,12 persen menjadi MYR 4.506 per ton.

Nikel dan Timah Tertekan

Di pasar logam, harga nikel tercatat sedikit menurun. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel turun 0,64 persen menjadi USD 16.250 per ton. Penurunan lebih dalam terjadi pada harga timah yang anjlok 1,30 persen dan ditutup di level USD 50.960 per ton. Timah menjadi komoditas dengan koreksi terbesar di antara komoditas lainnya pada hari itu.

Pelemahan harga komoditas secara umum terjadi seiring dengan kekhawatiran perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian permintaan. Namun, kenaikan tipis minyak mentah memberikan sedikit optimisme di tengah sentimen negatif yang melanda pasar komoditas.


Artikel ini telah ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Media Kampung.