Media Kampung – Di era digital yang serba kompetitif, kemampuan berkomunikasi secara efektif menjadi faktor penentu dalam membangun kepercayaan pelanggan dan mendorong penjualan produk. Hal ini ditegaskan oleh pengusaha muda asal Surabaya, Niko Wiradinata, dalam program Ngobrol Bareng Pro1 (Ngobras) RRI Surabaya, Minggu, 21 Juni 2026.
Dalam diskusi yang dipandu oleh penyiar Joe Adi Yuanda, Niko memaparkan perubahan paradigma pemasaran dari masa ke masa. Menurutnya, kesuksesan berjualan saat ini tidak lagi hanya bertumpu pada kualitas produk, melainkan pada kemampuan pelaku usaha membangun relasi dan kepercayaan melalui komunikasi yang tepat sasaran.
“Jualan zaman sekarang berbeda dengan zaman dulu. Kalau dulu mungkin produk yang bagus sudah cukup untuk menarik pembeli. Sekarang bukan hanya kualitas produk, tetapi bagaimana kita membangun kepercayaan pelanggan melalui cara promosi yang menarik dan relevan dengan kebutuhan mereka,” ujar Niko dalam siaran tersebut.
Ia menjelaskan bahwa promosi bukan sekadar menawarkan barang, melainkan proses komunikasi yang mampu menghadirkan rasa percaya. Konsumen saat ini lebih kritis, memiliki banyak pilihan, dan membutuhkan alasan kuat sebelum memutuskan membeli. Oleh karena itu, pelaku usaha harus mampu menjadi komunikator yang baik.
Antusiasme pendengar terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk. Salah satunya dari Bu Selvi, pendengar asal Sidoarjo, yang menanyakan cara efektif menjelaskan produk agar calon pelanggan percaya dan bersedia membeli. Menanggapi hal itu, Niko menekankan pentingnya pendekatan komunikasi yang jujur dan edukatif.
“Jangan hanya fokus menjual. Pahami dulu kebutuhan pelanggan, dengarkan apa yang mereka butuhkan, lalu jelaskan manfaat produk sesuai kondisi mereka. Kepercayaan tumbuh dari kejujuran dan konsistensi, bukan dari janji yang berlebihan,” katanya.
Niko juga mengingatkan bahwa promosi yang efektif harus dibangun berdasarkan pemahaman terhadap segmentasi pelanggan dan realitas di lapangan. “Komunikasi yang tepat membuat pelanggan merasa dipahami. Ketika pelanggan merasa nyaman dan percaya, keputusan membeli akan datang dengan sendirinya,” tambahnya.
Melalui diskusi interaktif Ngobras Pro1 RRI Surabaya, para pendengar mendapatkan wawasan bahwa keberhasilan berjualan di era digital membutuhkan perpaduan antara kualitas produk, strategi promosi kreatif, dan kemampuan membangun hubungan kuat dengan pelanggan. Acara ini diharapkan dapat menginspirasi pelaku UMKM dan generasi muda dalam mengembangkan usaha di tengah persaingan yang semakin dinamis.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan