Media Kampung – Saham Bata India melonjak hingga 17% pada Kamis, 18 Juni 2026, setelah perusahaan alas kaki tersebut mengumumkan penunjukan Sanjay Rao, mantan eksekutif Nike, sebagai Managing Director dan Chief Executive Officer yang baru. Rao akan menggantikan Gunjan Shah yang telah menyelesaikan masa tugas lima tahunnya.
Sanjay Rao sebelumnya menjabat sebagai Senior Director Nike Retail yang mengawasi pasar Prancis dan Benelux. Sebelum bergabung dengan Nike, ia menghabiskan lebih dari 15 tahun di Inditex, membantu mendirikan bisnis Zara di India melalui usaha patungan dengan Tata Group, serta memegang peran kepemimpinan di Asia Selatan dan China. Pengalaman globalnya di dua raksasa ritel dunia diharapkan dapat membawa perspektif baru bagi Bata India.
Dalam pengumuman resmi, CEO Grup Bata Panos Mytaros menyebut India sebagai salah satu pasar terpenting Grup Bata dan peluang pertumbuhan jangka panjang terbesar. Ia menekankan bahwa babak selanjutnya harus fokus pada kedekatan dengan konsumen, memperkuat relevansi, merespons tren lebih cepat, dan memberikan sepatu yang diinginkan konsumen untuk setiap aspek kehidupan mereka. Ketua Bata India Ashwani Windlass menambahkan bahwa latar belakang serbaguna Rao dan rekam jejak yang terbukti akan memimpin perusahaan ke fase pertumbuhan berikutnya dengan fokus pada relevansi konsumen, kekuatan produk, dan penciptaan nilai jangka panjang.
Rao akan bergabung sebagai direktur penuh waktu dan CEO mulai 24 Agustus 2026, dan resmi menjabat sebagai Managing Director dan CEO mulai 1 Oktober 2026. Gunjan Shah akan tetap menjabat hingga 30 September 2026 untuk memastikan transisi yang lancar.
Penunjukan ini terjadi setelah Bata India memaparkan rencana strategis pada presentasi investor 1 Juni 2026, yang mencakup perluasan ritel, pertumbuhan digital, rasionalisasi inventaris, premiumisasi, dan investasi merek yang lebih kuat. Meskipun laba tahun fiskal 2026 masih tertekan, beberapa indikator operasional menunjukkan momentum bisnis yang membaik. Pada kuartal Maret 2026, pendapatan naik 5,1% year-on-year menjadi ₹827,6 crore, volume tumbuh 2,8%, penjualan e-commerce meningkat 26%, dan penjualan Bata.com melonjak 81%. Perusahaan juga memperluas jangkauan ke 1.660 kota melalui lebih dari 15.000 gerai multi-merek dan hampir 2.000 toko di seluruh India.
Bata India juga telah menjalankan program pembersihan inventaris besar-besaran. Inventaris menurun 28% year-on-year, perputaran saham meningkat dari 1,99 kali menjadi 2,43 kali, dan ketersediaan produk meningkat 950 basis poin. Penjualan harga penuh naik menjadi 86,8%, menunjukkan diskon yang lebih rendah dan produktivitas barang dagangan yang lebih baik.
Pasar menyambut positif langkah ini, tercermin dari lonjakan harga saham Bata India yang sempat menyentuh ₹794, menjadikannya salah satu saham dengan kenaikan tertinggi di NSE. Investor tampaknya optimistis bahwa pengalaman global Rao di Nike dan Inditex dapat mempercepat strategi pemulihan yang sudah mulai menunjukkan hasil.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan