Media Kampung – Dua pemimpin senior Xbox Game Studios, Craig Duncan dan Louise O’Connor, mengumumkan pengunduran diri mereka dari tim. Kabar ini muncul hanya beberapa hari setelah Asha Sharma, eksekutif Xbox, menyampaikan memo tentang perubahan besar dalam 100 hari ke depan.

Craig Duncan, yang menjabat sebagai kepala Xbox Game Studios selama 20 bulan terakhir, menyampaikan pengunduran dirinya kepada staf. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa tujuannya adalah melayani studio, tim, dan orang-orang yang membuat game. Ia bangga dengan peluncuran game yang mulus dan kesuksesan bisnis yang telah dicapai.

Louise O’Connor, Chief of Staff di Xbox Game Studios, juga ikut mundur. Keduanya merupakan veteran industri yang sebelumnya berkarier di Rare sebelum pindah ke Xbox Game Studios.

Duncan mengawasi sejumlah studio besar seperti 343 Industries, The Coalition, Flight Sim, Turn 10, Playground Games, Rare, Obsidian, Ninja Theory, Compulsion Games, The Initiative, Double Fine, InXile, Undead Labs, Worlds Edge, dan XGS Publishing. Sementara itu, belum ada pengganti permanen yang diumumkan.

Matt Booty akan mengambil alih sementara portofolio studio yang sebelumnya dikelola Duncan. Langkah ini diyakini sebagai upaya untuk mempercepat produksi game dari waralaba andalan Xbox.

Perubahan ini terjadi di tengah tantangan besar yang dihadapi Xbox, termasuk kenaikan biaya produksi hardware. Sharma sebelumnya telah memperingatkan bahwa perubahan besar akan terjadi di seluruh merek Xbox. Spekulasi tentang PHK dan penutupan studio juga beredar, meskipun belum ada konfirmasi resmi.

Pengamat industri menilai bahwa kepergian dua pemimpin ini menandai babak baru restrukturisasi Xbox. Dengan Booty yang kini memegang kendali sementara, publik menantikan arah baru Xbox Game Studios dalam menghadirkan game-game berkualitas dan menguntungkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.