Media Kampung – Jakarta, 3 Juni 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) tetap optimistis menjaga pertumbuhan bisnis di tengah tekanan pelemahan nilai tukar rupiah yang mempengaruhi industri otomotif dan pembiayaan. Perusahaan melihat peluang pembiayaan kendaraan masih terbuka karena permintaan masyarakat terhadap kendaraan sebagai sarana mobilitas dan aktivitas produktif tetap terjaga.

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyatakan bahwa perubahan nilai tukar rupiah dapat menekan harga kendaraan dan berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat serta permintaan pembiayaan. Oleh karena itu, perusahaan terus memantau perkembangan pasar dan melakukan penyesuaian strategi bisnis secara adaptif.

Hingga April 2026, rasio Non-Performing Financing (NPF) BRI Finance tercatat sebesar 2,40%, masih dalam batas yang ditetapkan regulator. Dari sisi penyaluran pembiayaan, segmen kendaraan masih memberikan kontribusi signifikan. Pembiayaan mobil baru menyumbang 34,75% dari total portofolio, sementara pembiayaan mobil bekas berkontribusi sebesar 8,82%. Capaian ini menunjukkan permintaan pembiayaan kendaraan cukup resilien meskipun menghadapi tantangan eksternal.

“Prospek pembiayaan kendaraan hingga akhir tahun masih memiliki peluang pertumbuhan yang baik. Kebutuhan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi serta permintaan kendaraan yang masih terjaga pada sejumlah segmen menjadi faktor yang mendukung optimisme tersebut,” jelas Dhani.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan dan mengantisipasi dampak volatilitas nilai tukar, BRI Finance terus memperkuat manajemen risiko, menjaga kualitas portofolio pembiayaan, serta menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran pembiayaan. Perusahaan juga mempererat kolaborasi dengan dealer dan mitra strategis untuk menghadirkan program pembiayaan yang kompetitif sesuai kebutuhan pasar. Melalui langkah-langkah tersebut, BRI Finance optimistis dapat menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan dan memberikan solusi pembiayaan yang relevan di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.