Media Kampung – Pemerintah bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) berhasil melayani lebih dari 155 juta penumpang dengan memanfaatkan skema subsidi Public Service Obligation (PSO) selama periode Januari hingga April 2026. Skema ini bertujuan menjaga keterjangkauan tarif transportasi massal berbasis rel di seluruh Indonesia.
Data resmi menunjukkan bahwa layanan kereta api jarak jauh dan lokal bersubsidi mencapai 6,2 juta pelanggan selama empat bulan pertama tahun ini. Selain itu, layanan Commuter Line mencatatkan volume penumpang sebanyak 136,5 juta orang, sementara LRT Jabodebek melayani lebih dari 10 juta penumpang. KAI Bandara juga mencatatkan 2,3 juta pelanggan dalam periode yang sama, termasuk perjalanan KA YIA Reguler dan KA Srilelawangsa yang menghubungkan Medan, Binjai, dan Kualanamu.
Skema subsidi yang difasilitasi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan ini memastikan bahwa transportasi kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dari berbagai kalangan seperti pekerja, pelajar, mahasiswa, hingga pedagang kecil untuk mobilitas sehari-hari. Jaringan rel yang tersebar luas juga menjadi fondasi penting dalam menjaga konektivitas ekonomi dan sosial di berbagai daerah.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menekankan bahwa layanan PSO memiliki dampak sosial yang luas. Ia menyampaikan, “Di dalam satu perjalanan kereta api, ada harapan masyarakat yang sedang bergerak. Ada orang tua yang bekerja demi keluarga, ada anak muda yang mengejar pendidikan, ada pedagang yang menjaga usahanya tetap berjalan.” Pernyataan ini menegaskan pentingnya layanan subsidi dalam menjaga akses mobilitas yang aman dan terjangkau bagi masyarakat.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menambahkan bahwa tingginya jumlah pelanggan menandai kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel. Ia menjelaskan bahwa keberlanjutan layanan transportasi publik ini menjadi kunci agar aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial dapat terus berjalan tanpa hambatan.
Keberhasilan program PSO ini menunjukkan komitmen pemerintah dan KAI dalam menyediakan layanan transportasi yang inklusif dan mendukung produktivitas masyarakat di berbagai wilayah. Dengan dukungan subsidi, moda transportasi kereta api di Indonesia semakin menjadi sarana utama yang dapat diandalkan untuk mobilitas harian.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan