Media Kampung, Banyuwangi – Lebih dari 15 ton sampah berhasil diangkat dari Sungai Kalimati di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Hingga Rabu, 28 Oktober 2026, pembersihan sepanjang 800 meter itu disebut sudah mencapai sekitar 90 persen dan tinggal menyisakan sekitar 100 meter di kawasan muara.
Aksi pembersihan dilakukan secara gotong royong sejak Senin, 26 Oktober 2026, melibatkan warga, pemerintah desa, kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas PU Pengairan, Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (CKPP), serta NGO Sungai Watch. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau langsung perkembangan penanganan sampah itu pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Ipuk mengapresiasi gerakan bersama tersebut, namun menegaskan pekerjaan belum selesai karena titik muara masih perlu penanganan lebih lanjut. Menurut dia, sampah yang terkumpul di kawasan itu berpotensi kembali terbawa arus pasang dan masuk lagi ke aliran sungai.
Untuk mempercepat penanganan di muara, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan ekskavator. Langkah ini diharapkan membantu pengangkatan timbunan sampah agar lebih optimal.
Selain mengangkut sampah yang sudah menumpuk, Pemkab Banyuwangi juga menyiapkan upaya pencegahan agar persoalan serupa tidak berulang. Salah satu rencana yang disampaikan adalah pemasangan kamera pengawas atau CCTV di sepanjang aliran Sungai Kalimati.
Ipuk juga menyebut edukasi pengelolaan sampah akan diperkuat dengan melibatkan kelompok-kelompok peduli lingkungan. Ia turut mengapresiasi inisiatif warga yang membentuk satuan tugas atau satgas untuk membantu penanganan sampah laut.













