JEMBER – Semangat kemanusiaan masyarakat Kabupaten Jember kembali tercermin melalui kegiatan donor darah yang digelar di Kantor Kecamatan Ambulu dan RSU Jember Klinik. Dari dua kegiatan tersebut, berhasil terkumpul sebanyak 88 kantong darah yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember.

Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor, panitia, serta instansi yang telah mendukung suksesnya kegiatan kemanusiaan tersebut. Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam donor darah terus menunjukkan tren positif dan menjadi bukti meningkatnya kepedulian sosial terhadap sesama.

Pada kegiatan donor darah yang berlangsung di Kantor Kecamatan Ambulu, Kamis (18/6/2026), petugas berhasil menghimpun 45 kantong darah. Namun demikian, dari sejumlah peserta yang mendaftar, terdapat 11 orang yang belum dapat mendonorkan darahnya setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Rinciannya, tiga orang memiliki kadar hemoglobin (Hb) rendah, lima orang mengalami tekanan darah tinggi, satu orang memiliki tekanan darah rendah, serta dua orang sedang dalam masa konsumsi obat sehingga belum memenuhi syarat untuk mendonorkan darah.

Sementara itu, kegiatan donor darah di RSU Jember Klinik yang dilaksanakan sehari sebelumnya, Rabu (17/6/2026), berhasil mengumpulkan 43 kantong darah. Pada kegiatan tersebut, tujuh calon pendonor harus ditunda proses donornya karena kadar hemoglobin berada di bawah standar yang ditetapkan.

Zainollah menilai tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti donor darah menjadi indikator semakin kuatnya kesadaran akan pentingnya aksi kemanusiaan ini. Selain membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi para pendonor apabila dilakukan secara rutin dan sesuai ketentuan medis.

“PMI Kabupaten Jember mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendonor, panitia, serta pihak Kecamatan Ambulu dan RSU Jember Klinik yang secara konsisten mendukung kegiatan donor darah. Setiap tetes darah yang disumbangkan memiliki arti besar bagi keselamatan dan harapan hidup pasien yang membutuhkan transfusi,” ujar Zainollah.

PMI Kabupaten Jember berharap kegiatan donor darah rutin yang diselenggarakan berbagai instansi, perusahaan, lembaga pendidikan, maupun komunitas dapat terus berlanjut. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan stok darah yang aman, cukup, dan siap digunakan bagi masyarakat Jember serta wilayah sekitarnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.