Media Kampung – PT KAI Daop 9 Jember menambah komposisi kereta eksekutif pada layanan KA Logawa mulai 28 April 2026, dengan okupansi rata‑rata mencapai 95 persen.
Penyesuaian dilakukan karena tingginya minat pelanggan terhadap kelas eksekutif, menambah tiga gerbong eksekutif dan lima gerbong ekonomi premium stainless steel.
Sebelumnya, sejak penyesuaian pada 6 Maret 2026, KA Logawa beroperasi dengan dua gerbong eksekutif dan enam gerbong ekonomi premium.
Data terbaru menunjukkan 16.737 penumpang telah menggunakan layanan KA Logawa sejak awal Maret, dengan tingkat keterisian kursi rata‑rata 95%.
Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas Daop 9, menyatakan “Kami merespons antusiasme pelanggan yang terus meningkat, khususnya pada kelas eksekutif, agar pilihan layanan semakin beragam dan nyaman.”
Penambahan kelas eksekutif diharapkan meningkatkan kenyamanan bagi penumpang jarak jauh, dengan kursi ergonomis, kabin lebih tenang, serta layanan eksklusif.
KA Logawa menghubungkan Stasiun Ketapang di Banyuwangi dengan Stasiun Purwokerto, melintasi wilayah Jember, Probolinggo, serta beberapa kota di Jawa Tengah seperti Solo dan Yogyakarta.
Rute ini menjadi pilihan utama bagi warga di daerah selatan dan timur Jawa yang ingin bepergian lintas provinsi dengan tarif kompetitif.
KAI mengimbau penumpang untuk memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI atau situs resmi kai.id, guna menjamin ketersediaan kursi pada kelas eksekutif yang terbatas.
Dengan okupansi 95 persen, KA Logawa mencatat profitabilitas yang lebih tinggi, sekaligus menegaskan posisi layanan kereta api sebagai moda transportasi utama di Pulau Jawa.
Kedepannya, PT KAI berencana terus memantau permintaan dan menyesuaikan komposisi gerbong bila diperlukan, sehingga layanan KA Logawa tetap responsif terhadap kebutuhan penumpang.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan