Media Kampung – Berbagai peristiwa terkait Tiongkok mewarnai pemberitaan akhir pekan ini, mulai dari inovasi teknologi otomotif, hubungan diplomatik, hingga penindakan produk ilegal. BYD, produsen mobil listrik asal Tiongkok, mengumumkan akan menanggung penuh kerusakan akibat sistem autopilot God’s Eye bagi konsumen di Tiongkok mulai tahun 2026. Jaminan ini mencakup fungsi parkir otomatis dan navigasi cerdas pada jutaan kendaraan, dengan tujuan meningkatkan kepercayaan terhadap teknologi otonom.
Sementara itu, Korea Selatan menyatakan harapannya agar Tiongkok berperan konstruktif dalam isu Semenanjung Korea menjelang kunjungan Presiden Xi Jinping ke Korea Utara pada 8 Juni 2026. Kunjungan kenegaraan selama dua hari ini diharapkan dapat mempengaruhi dinamika regional.
Di sisi lain, SpaceX melarang investor dari Tiongkok Daratan dan Hong Kong untuk membeli saham dalam IPO yang akan datang. Langkah ini didasari oleh pertimbangan keamanan nasional dan kontrol ekspor AS, mengingat peran SpaceX dalam menyediakan layanan komunikasi satelit untuk militer AS.
Di Indonesia, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, melepas 25 warga lokal untuk belajar bahasa Mandarin dan mendalami etos kerja di Tiongkok. Program ini didanai melalui APBD dan CSR PT IPIP, sebagai upaya mencetak SDM unggul di tengah pesatnya investasi pertambangan.
Namun, di sisi lain, BPOM menyita lebih dari 2 juta kosmetik ilegal asal Tiongkok dari sebuah gudang di Tangerang. Sebagian besar produk merupakan kosmetik dekoratif tanpa izin edar yang dipasarkan secara daring, dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp27,6 miliar.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan