Media KampungIlias Akhomach, penyerang klub Spanyol Rayo Vallecano, menjadi sorotan dunia maya setelah merayakan kemenangan leg pertama semifinal Conference League melawan Strasbourg dengan mengibarkan bendera Palestina. Aksi ini terjadi saat perayaan kemenangan bulan lalu dan langsung mengundang berbagai reaksi dari netizen, baik dukungan maupun kritik.

Pemain berusia 22 tahun yang dipinjam dari Villarreal tersebut mengambil bendera Palestina dari penonton dan mengibarkannya selama perayaan sebelum meletakkannya di depan para pemain. Tindakan ini membuat heboh karena jarang dilakukan dalam momen olahraga, dan menjadi viral di media sosial.

Dua minggu setelahnya, penyerang muda Barcelona, Lamine Yamal, juga mengibarkan bendera Palestina saat perayaan gelar La Liga Spanyol musim 2025-2026. Meskipun mendapat kritik dari manajer Barcelona Hansi Flick, keputusan Yamal ini sudah dibahas sebelumnya oleh tim.

Dalam wawancara menjelang final Conference League melawan Crystal Palace, Ilias Akhomach menjelaskan bahwa mengibarkan bendera Palestina adalah hal yang harus dilakukan. Ia menyebut situasi yang terjadi di Palestina sebagai skandal dan kegilaan global yang banyak orang tidak mau atau tidak tertarik melihatnya. Akhomach menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam politik, tetapi merasa perlu memberikan dukungan atas apa yang dilihatnya secara langsung.

Rayo Vallecano kini mencemaskan kebugaran Akhomach jelang final, karena pemain ini absen dalam leg kedua semifinal serta empat pertandingan liga terakhir musim ini akibat cedera. Meski belum tampil sejak leg pertama semifinal, Akhomach diperkirakan akan masuk bangku cadangan untuk laga final yang akan digelar di Leipzig.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.