Media Kampung – Universitas Diponegoro (UNDIP) menyambut kunjungan delegasi Nanyang Technological University (NTU) Singapore pada Jumat, 8 Mei 2026, dalam agenda diskusi pengembangan talenta bersama. Pertemuan ini difokuskan untuk memperkuat kerja sama internasional, terutama dalam bidang pengembangan sumber daya manusia dan peluang pendidikan pascasarjana bagi mahasiswa Indonesia.
Delegasi NTU dipimpin oleh Maliki Osman, Senior Advisor di NTU President’s Office yang juga pernah menjabat sebagai Second Minister for Education Singapore, serta Lydia Helena Wong selaku Director of Global Alliance of Industries di NTU. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., bersama jajaran pimpinan terkait di UNDIP.
Dalam pembahasan, NTU memperkenalkan program Indonesia–NTU Singapore TalEnt Programme (INSTEP), sebuah inisiatif beasiswa penuh hasil kolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini ditujukan bagi lulusan sarjana Indonesia yang ingin melanjutkan studi magister di NTU dengan pembiayaan lengkap termasuk tunjangan bulanan. Fokus studi diarahkan pada bidang strategis seperti ketahanan pangan, energi, keberlanjutan, transformasi digital, dan ketahanan nasional yang relevan dengan tantangan global masa depan.
Prof. Dr. Suharnomo menyatakan bahwa kerja sama ini sejalan dengan komitmen UNDIP dalam memperluas jaringan internasional dan membuka peluang pengembangan talenta mahasiswa di tingkat global. Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu beradaptasi dengan dinamika dunia.
Selain membicarakan beasiswa, NTU juga mengusulkan perluasan kerja sama akademik melalui berbagai program pengembangan sumber daya manusia dan kegiatan internasional. Salah satu rencana yang dibahas adalah penyelenggaraan seminar atau dialog bersama bagi mahasiswa sarjana UNDIP untuk memperkenalkan secara lebih luas program INSTEP.
Diskusi antara UNDIP dan NTU berlangsung hangat dan produktif, menandai langkah awal penguatan hubungan institusional kedua universitas. Kolaborasi ini diharapkan membuka ruang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan talenta unggul di kawasan Asia Tenggara dan dunia.
Melalui penguatan kerja sama internasional, UNDIP terus berupaya mewujudkan visi sebagai World Class University yang unggul dalam pendidikan, riset, dan inovasi. Langkah ini juga mendukung semangat UNDIP untuk memberikan kontribusi positif pada masyarakat dan dunia global melalui pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan