Media Kampung – Banyak calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) di Bandung mencari informasi tentang biaya kuliah UNPAR D3 dan S1 semua jurusan dari awal hingga lulus. Mengetahui rincian biaya sejak awal penting agar calon mahasiswa dan orang tua dapat menyiapkan anggaran pendidikan dengan matang.

UNPAR menerapkan sistem biaya kuliah berdasarkan masa studi normal, yaitu 6 semester untuk program D3 dan 8 semester untuk program Sarjana Terapan dan S1. Jika masa studi melebihi batas normal, mahasiswa akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp5 juta per semester.

Untuk program D3, UNPAR hanya menyediakan program Diploma 3 Manajemen Perusahaan dengan biaya UKT sebesar Rp10 juta per semester dan minimum sumbangan solidaritas Rp2,5 juta. Total biaya kuliah hingga lulus diperkirakan mencapai Rp60 juta, belum termasuk potongan biaya dan sumbangan solidaritas tambahan.

Program Sarjana Terapan yang tersedia meliputi Bisnis Kreatif, Teknologi Rekayasa Pangan, dan Agribisnis Pangan. Biaya kuliah per semester masing-masing sebesar Rp15 juta dengan minimal sumbangan solidaritas Rp2,5 juta. Total biaya kuliah hingga lulus sekitar Rp120 juta.

Untuk program Sarjana (S1), UNPAR menawarkan berbagai jurusan. Biaya kuliah bervariasi, mulai dari Rp15 juta per semester untuk jurusan seperti Ilmu Ekonomi, Administrasi Publik, Matematika, Fisika, Filsafat, hingga Rp22,5 juta per semester untuk jurusan Arsitektur. Jurusan seperti Manajemen, Akuntansi, Hukum, Teknik Sipil, dan beberapa teknik lain memiliki biaya sekitar Rp19,8 juta per semester.

Jurusan Kedokteran merupakan program studi dengan biaya tertinggi di UNPAR, dengan biaya awal Rp350 juta, sumbangan solidaritas minimal Rp5 juta, dan biaya studi Rp25 juta per semester. Total biaya kuliah hingga lulus diperkirakan mencapai Rp550 juta.

Selain biaya kuliah dan sumbangan solidaritas, UNPAR menyediakan berbagai skema potongan biaya kuliah melalui jalur penerimaan mahasiswa baru. Sumbangan solidaritas dapat ditambahkan dengan kelipatan tertentu sesuai program studi. Kebijakan pengembalian biaya juga berlaku jika mahasiswa diterima di perguruan tinggi negeri berbadan hukum melalui jalur SNBP atau SNBT, dengan pengembalian sebesar 50% dari total pembayaran yang telah dilakukan.

Calon mahasiswa diimbau untuk menyesuaikan pilihan jurusan dengan minat, kemampuan akademik, prospek kerja, dan kondisi biaya kuliah agar proses studi dapat berjalan lancar hingga selesai. Memahami kurikulum serta berdiskusi dengan mahasiswa senior juga dapat membantu dalam menentukan jurusan yang tepat.

Dengan demikian, biaya kuliah di UNPAR sangat bervariasi tergantung program studi, mulai dari Rp60 juta untuk program D3 hingga Rp550 juta untuk jurusan Kedokteran. Informasi ini penting sebagai panduan bagi calon mahasiswa dalam merencanakan studi mereka di UNPAR tahun akademik 2026/2027.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.