Media Kampung – Kasus wanita disekap-dianiaya di Bandung terus bergulir. Seorang pria berinisial T (30) telah dilaporkan ke polisi atas dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29), seorang wanita yang ditemukan dalam kondisi kritis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Fakta mengejutkan terungkap: pelaku dan korban ternyata saling kenal dari sebuah konser musik di kawasan Kota Bandung.

Adik korban, Syahrul Ulum (26), mengungkapkan bahwa kakaknya pertama kali bertemu T saat menonton konser di Tritan Point. Meski tidak ingat persis kapan perkenalan itu terjadi, Syahrul memastikan hubungan mereka sudah berlangsung sebelum YTR menghilang dari keluarga tiga tahun lalu.

Menurut Syahrul, YTR sempat membawa T ke rumah dan memperkenalkannya sebagai teman. “Pernah ketemu sama saya, sama mama di sini (rumah), cuma dikenalin aja sama teteh. Ngenalinnya mah cuma teman,” katanya saat ditemui di kediamannya di Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Rabu (17/6).

Sebelum menghilang, YTR bekerja di sebuah perusahaan makanan di kawasan Pasteur, Kota Bandung. Tidak lama setelah menjalin hubungan dengan T, korban mulai sulit dihubungi hingga akhirnya lenyap dari lingkungan keluarga. Keluarga sempat mencari ke kos dan tempat kerjanya, tetapi korban sudah tidak ada di kedua lokasi tersebut.

Selama tiga tahun, keluarga tidak mengetahui keberadaan YTR. Kabar terakhir justru mengejutkan: korban dirawat dalam kondisi kritis di RSHS Bandung. Syahrul menegaskan bahwa kakaknya belum menikah dengan T. Kasus ini kini ditangani kepolisian setelah keluarga melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan T.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.