Media Kampung – Sebanyak 17 jemaah haji asal Kabupaten Jombang menerima bantuan sosial dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) sesaat setelah kembali ke Tanah Air. Bantuan senilai Rp20.815.187,28 per orang diserahkan secara simbolis dalam penyambutan jemaah Kloter 62 dan 63 di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis, 18 Juni 2026.

Bantuan untuk Jemaah Kurang Mampu

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program kemanusiaan hasil kerja sama Pemerintah UEA dengan Kementerian Haji dan Umrah RI. Secara nasional, bantuan diberikan kepada sekitar 150 jemaah haji Indonesia yang dinilai membutuhkan, dengan total anggaran mencapai 190 ribu dolar AS atau setara Rp3,3 miliar.

Proses penentuan penerima mempertimbangkan kondisi ekonomi para jemaah. Mereka yang berprofesi sebagai pedagang kecil, petani, dan pelaku usaha mikro menjadi prioritas. “Bantuan ini diarahkan kepada jemaah yang memiliki keterbatasan ekonomi, sehingga diharapkan dapat membantu memperkuat kondisi ekonomi mereka setelah pulang dari Tanah Suci,” ujar Gus Irfan.

Harapan untuk Keberlanjutan Usaha

Gus Irfan berharap bantuan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai tambahan modal usaha. “Kami berharap dana yang diterima bisa dimanfaatkan secara bijak, baik untuk menunjang kebutuhan keluarga maupun mengembangkan usaha yang telah dijalankan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Gus Irfan menyampaikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji 2026 telah dievaluasi dan hasilnya dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah memberikan apresiasi kepada seluruh petugas haji dan tenaga layanan yang mendampingi jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Proses Pemulangan Berjalan Lancar

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan pemulangan jemaah berlangsung sesuai jadwal. Kloter 60 dan 61 telah tiba sehari sebelumnya. Hingga saat ini, tercatat empat jemaah asal Jombang meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi dan seluruhnya memperoleh hak perlindungan sesuai ketentuan.

Dari total 1.263 jemaah haji asal Jombang yang diberangkatkan tahun ini, sebanyak 1.259 orang telah kembali ke daerah asal. Pemerintah Kabupaten Jombang berharap pengalaman spiritual selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi bekal bagi para jemaah untuk menebarkan nilai-nilai kebaikan di lingkungan masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.