Media Kampung, Sulawesi Utara – Pada Rabu, 5 Agustus 2026, wilayah Sulawesi Utara kembali diguncang oleh tiga gempa bumi berturut-turut yang tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Gempa terbesar memiliki magnitudo 6,4 yang berpusat di laut sekitar 221 kilometer barat laut Pulau Karatung dan dirasakan hingga wilayah Sangihe dan Manado.
Gempa ini terjadi pada pukul 11.14 WIB dengan episenter di koordinat 5,60 Lintang Utara dan 125,27 Bujur Timur, serta kedalaman 10 kilometer. Guncangan gempa utama tersebut dirasakan pada skala III-IV MMI di Sangihe dan II MMI di Manado.
Selang 33 menit kemudian, gempa kedua terjadi dengan kekuatan magnitudo 4,1 pada pukul 11.47 WIB, berlokasi sekitar 56 kilometer barat laut Melonguane, Sulawesi Utara. Kemudian disusul gempa ketiga bermagnitudo 4,6 di timur laut Tahuna. Hingga saat ini, BMKG belum menerima laporan resmi terkait kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan. Masyarakat juga diminta waspada terhadap potensi gempa susulan yang mungkin terjadi.
Fenomena gempa berturut-turut ini menjadi perhatian penting mengingat potensi risiko yang dapat ditimbulkan, terutama di wilayah pesisir dan daerah rawan bencana. Pemerintah daerah bersama instansi terkait diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana guna melindungi masyarakat.
Selain itu, warga diharapkan memperhatikan protokol keselamatan gempa, seperti menjauhi bangunan yang rawan roboh dan menyiapkan perlengkapan darurat. Informasi terkini dapat diperoleh melalui kanal resmi BMKG dan pemerintah setempat.
Dengan kejadian gempa ini, penting bagi masyarakat Sulawesi Utara dan sekitarnya untuk tetap waspada dan disiplin dalam mengikuti arahan keselamatan demi mengurangi risiko kerugian jiwa dan harta benda.















Tinggalkan Balasan