Media Kampung – Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Kementerian Sosial melalui Sentra Mulya Jaya Jakarta menggelar Bakti Sosial Terpadu di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjangkau 449 penerima manfaat dengan total nilai bantuan dan layanan mencapai Rp 924.998.678.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud hadirnya negara untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan yang kerap luput dari perhatian. “Kementerian Sosial terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih dekat. Baik itu dalam bentuk bantuan sosial, ATENSI, intervensi, maupun penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Semuanya dalam rangka memuliakan saudara-saudara kita yang selama ini tidak terjangkau,” ujarnya.

Agus Jabo menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran pemerintah hadir di tengah masyarakat dan memastikan persoalan sosial tidak dibiarkan berlarut-larut. “Kita harus selalu hadir berada di tengah-tengah masyarakat. Jangan sampai masyarakat yang kemudian mendapatkan masalah, pimpinan-pimpinannya tidak mengetahui,” kata Agus Jabo.

Kegiatan yang berlangsung di kompleks LKS Lanjut Usia Husnul Khotimah, Islamic Village, tersebut melibatkan kolaborasi dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Lanjut Usia Husnul Khotimah Islamic Village. Acara dibuka dengan penampilan paduan suara yang melibatkan 11 lansia penghuni LKS bersama para santri.

Berbagai layanan diberikan, antara lain operasi katarak, khitanan massal, sidang isbat nikah, pemeriksaan kesehatan gratis, fisioterapi, donor darah, pembagian kacamata gratis, bantuan pemenuhan hidup layak, bantuan kewirausahaan, alat bantu aksesibilitas, serta program Pekerja Sosial Goes to School.

Agus Jabo juga meninjau langsung stan usaha penerima bantuan ATENSI kewirausahaan, salah satunya milik Sumarsih, warga Karawaci, Tangerang. Sumarsih mengaku kehidupan keluarganya mulai berubah setelah anaknya diterima di Sekolah Rakyat dan suaminya memperoleh bantuan usaha. “Alhamdulillah sekarang jualannya ada kenaikan. Sebelumnya sehari-hari saya cuma dikasih uang Rp30 ribu sama Bapak, sekarang bisa Rp100 ribu sehari. Terima kasih Kemensos sudah membantu saya untuk berdaya, sekarang saya sudah graduasi dari bansos,” ujarnya.

Sementara itu, Bambang Pranowo Hadi (61), warga Curug, Tangerang, mengaku terbantu setelah menerima alat bantu dengar. “Sehari-hari sulit mendengar, orang bicara tidak jelas. Setelah dapat bantuan ini lebih jelas saya mendengar orang bicara. Saya sangat berterima kasih sekali kepada Kemensos,” katanya.

Agus Jabo berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas sehari-hari, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ketahanan keluarga. Bakti Sosial Terpadu di Tangerang merupakan rangkaian peringatan HLUN 2026 yang sebelumnya dipusatkan di Nusa Tenggara Timur.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.