Media Kampung, Jakarta – Seorang prajurit TNI AD, Prada Arif Budi Sampurna, ditemukan tewas di Jalan Raya Permata Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Minggu, 19 Juli 2026, sekitar pukul 05.45 WIB. Korban tewas setelah dikeroyok dan ditikam sebanyak 10 kali oleh sembilan orang.

Prada Arif merupakan anggota Kodam XVII/Cenderawasih yang sedang melaksanakan tugas membantu Kantor Perwakilan Kodam XVII/Cenderawasih di Jakarta. Saat ditemukan, saksi menemukan kartu tanda anggota (KTA) militer milik korban dan melaporkannya kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Baca juga:

Tim gabungan TNI dan Polri dari Korem 052/Wijayakrama, Deninteldam Jaya, Denpom Tangerang, dan Polres Tangerang Selatan bergerak cepat mengejar para pelaku. Hingga saat ini, polisi telah menangkap empat orang tersangka dengan peran berbeda: BR (36) dan MKN (27) berperan mengejar korban; RRG (22) berperan memukul dan mengejar korban menggunakan sepeda motor; serta H (21) berperan mengejar, memukul, dan menusuk korban dengan pisau.

Baca juga:

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto mengungkapkan bahwa peristiwa berawal dari dugaan perselisihan akibat salah paham di salah satu tempat makan. Perselisihan itu kemudian berujung pada pengeroyokan dan penusukan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Baca juga:

Polisi telah memeriksa 17 orang, sembilan di antaranya diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penusukan, sementara delapan lainnya berstatus saksi dan telah dipulangkan. Kasus ini masih dalam proses penyidikan di Polres Tangerang Selatan.