Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, segera membangun akses jalan untuk memenuhi salah satu syarat pembangunan Sekolah Rakyat. Anggaran pembangunan tersebut akan dialokasikan pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Plt. Kepala Dinas Sosial Situbondo, Viskanto Adi Prabowo, menyatakan bahwa pembangunan akses jalan menjadi prioritas. “Untuk pembangunan akses jalan yang menjadi salah satu syarat pembangunan Sekolah Rakyat di Situbondo, akan dialokasikan melalui Perubahan APBD,” ujarnya pada Kamis, 11 Juni 2026.

Lokasi pembangunan Sekolah Rakyat telah ditentukan oleh Kementerian Sosial RI, yaitu di Desa Siliwung, Kecamatan Panji. Saat ini, lokasi tersebut belum memiliki akses jalan masuk. Selain akses jalan, syarat lain yang harus dipenuhi adalah ketersediaan air bersih. “Surat dari Kemensos yang kami terima, syarat yang harus kami penuhi selain akses jalan dari jalan utama ke lokasi, juga ketersediaan air bersih,” jelas Viskanto.

Hingga saat ini, Dinas Sosial belum menerima informasi lanjutan dari Kementerian Sosial terkait pembangunan Sekolah Rakyat. Namun, Viskanto memastikan akan memenuhi semua persyaratan yang diminta. “Saat ini kami fokus menyelesaikan dua persyaratan yakni pembangunan akses jalan dan air bersih. Anggarannya melalui Perubahan APBD 2026,” tegasnya.

Lahan kosong di Desa Siliwung yang diproyeksikan untuk Sekolah Rakyat memiliki luas 9 hektare. Tim dari Kementerian Sosial telah melakukan survei dan menyetujui lahan tersebut. Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis jenjang SD hingga SMA yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk menekan angka kemiskinan ekstrem, termasuk di Situbondo.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.