Media Kampung – Garuda Indonesia telah mempersiapkan diri untuk memulai proses pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air. Proses kepulangan ini akan diawali dari sepuluh embarkasi utama dengan perhatian khusus pada kenyamanan jemaah lansia.

General Manager Garuda Indonesia Cabang Jeddah, Nano Setiawan, menyebutkan bahwa sekitar 21 persen dari total jemaah haji merupakan lansia, sehingga maskapai memberikan prioritas pelayanan kepada kelompok tersebut. “Motto kami adalah bagaimana pelayanan terhadap lansia bisa lebih ditingkatkan,” ujarnya di Jeddah pada Minggu, 24 Mei 2026.

Untuk mendukung mobilitas jemaah lansia di bandara, Garuda menyediakan dua unit layanan operasional khusus. Layanan ini bertujuan memberikan kenyamanan ekstra bagi para lansia sebelum keberangkatan. Selain itu, Garuda menerapkan sistem penyisiran bagasi yang ramah bagi lansia, sehingga mereka tidak perlu membawa koper kabin dari plaza menuju imigrasi.

Nano Setiawan juga mengingatkan bahwa jemaah harus mematuhi ketentuan batas berat barang bawaan. Koper bagasi dibatasi maksimal 32 kilogram, sementara koper kabin hanya boleh membawa barang maksimal tujuh kilogram. Selain itu, jemaah hanya diperbolehkan membawa satu tas paspor sebagai barang tambahan agar proses di bandara berjalan lancar tanpa terjadi pembongkaran ulang bagasi yang dapat menyebabkan keterlambatan penerbangan.

Larangan khusus juga diberikan terkait barang yang tidak boleh dimasukkan ke dalam koper besar, seperti air zamzam dan powerbank. Untuk tas kabin, jemaah disarankan hanya membawa barang-barang yang diperlukan selama penerbangan agar tidak menimbulkan hambatan di bandara.

Untuk menghindari kerumunan dan memastikan kelancaran proses imigrasi, Garuda menyiapkan waktu tunggu satu jam lebih awal sebelum jemaah masuk ke tahap imigrasi. Langkah ini diharapkan dapat menjaga ketertiban dan menghindari penumpukan penumpang di area bandara.

Dengan berbagai persiapan ini, Garuda Indonesia berupaya memberikan layanan terbaik dan kenyamanan selama proses pemulangan jemaah haji, khususnya bagi kelompok lansia yang membutuhkan perhatian ekstra.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.