Media KampungAwal tahun Hijriah menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbaiki kualitas diri dan meraih keberuntungan melalui peningkatan amal ibadah. Keberuntungan dalam pandangan Islam tidak hanya diukur dari kesuksesan duniawi, melainkan juga dari kedekatan seorang hamba kepada Allah SWT. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, Abdul Khaliq, dalam khotbah Jumat di Masjid An-Nur Pare, Kediri, pada 19 Juni 2026.

Dalam khotbahnya, Abdul Khaliq mengajak jamaah untuk menjadikan awal tahun sebagai titik awal memperbanyak ibadah dan memperkuat komitmen dalam menjalankan perintah agama. Menurutnya, setiap perbuatan yang dilakukan manusia akan memengaruhi perjalanan hidup dan nasib di masa mendatang. Oleh karena itu, ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu yang diberikan Allah SWT untuk kegiatan yang bermanfaat, terutama dengan meningkatkan ibadah dan amal kebaikan.

“Awal tahun merupakan momentum untuk menggapai keberuntungan dengan ikhtiar memperbanyak amal ibadah dan menjauhi perbuatan dosa,” ujar Abdul Khaliq di hadapan jamaah. Ia juga menekankan bahwa setiap waktu harus digunakan sebaik-baiknya untuk mendapatkan keberuntungan, sehingga dapat meraih ketenangan dan ketentraman hidup.

Dengan memperbanyak amal saleh serta menjauhi berbagai larangan agama, umat Islam diharapkan dapat meraih keberuntungan, ketenangan hidup, dan keberkahan sepanjang tahun yang baru. Momentum awal tahun ini menjadi pengingat bagi setiap muslim untuk terus meningkatkan ketaatan dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.