Media Kampung – Ribuan umat Muslim di Iran melaksanakan Salat Iduladha secara khidmat pada Rabu, 27 Mei 2026, di tengah situasi politik yang tengah memanas di kawasan. Di Universitas Teheran, ribuan warga berkumpul mengikuti rangkaian ibadah yang dipimpin langsung oleh ulama senior Iran, Ahmad Khatami.

Pelaksanaan Salat Iduladha di Teheran dimulai sejak pukul 07.00 pagi waktu setempat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qari terkenal. Acara dilanjutkan dengan pembacaan syair pujian keagamaan yang mengisi suasana penuh kekhidmatan. Dalam khutbah pertamanya, Khatami menyampaikan ucapan selamat Iduladha kepada seluruh umat Muslim dunia serta mengajak jamaah untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan, merujuk pada khutbah Imam Sajjad pada hari besar ini.

Selain mengangkat tema keagamaan, Ahmad Khatami juga menyinggung kondisi politik dan keamanan di Iran dalam khutbah keduanya. Ia memuji semangat warga yang tetap aktif turun ke jalan selama 87 malam dalam menghadapi konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Khatami menegaskan sikap Iran yang tidak akan menyerah terhadap tekanan dari negara-negara musuh.

Perayaan Iduladha di Iran juga mengingatkan kisah Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putranya, Ismail, sebagai bentuk ketaatan penuh kepada Allah SWT. Dalam tradisi Islam, pengorbanan tersebut kemudian digantikan dengan seekor domba jantan. Oleh karena itu, momentum ini ditandai dengan penyembelihan hewan kurban seperti kambing, domba, atau sapi, yang dagingnya dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat kurang mampu sebagai wujud solidaritas sosial.

Meski tengah diwarnai oleh ketegangan politik di kawasan, pelaksanaan Salat Iduladha di Iran berlangsung dengan hikmat dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran tokoh militer dan pejabat nasional dalam acara ini menunjukkan pentingnya perayaan keagamaan tersebut sebagai momen untuk menyatukan masyarakat di tengah tantangan yang ada.

Situasi politik di Iran dan kawasan sekitarnya memang masih memanas, namun peringatan Iduladha kali ini tetap menjadi waktu refleksi dan penguatan iman bagi warga. Semangat perjuangan yang diapresiasi oleh Ahmad Khatami juga menegaskan bahwa warga Iran tetap kokoh menjaga keyakinan dan kedaulatan negaranya.

Dengan berlangsungnya Salat Iduladha yang khidmat dan partisipasi luas masyarakat, perayaan ini sekaligus menjadi simbol keteguhan dan solidaritas umat Muslim Iran di tengah dinamika politik dan sosial yang kompleks. Rangkaian kegiatan keagamaan ini menegaskan bahwa spirit pengorbanan dan ketaatan kepada Tuhan tetap menjadi pijakan utama dalam menghadapi berbagai tantangan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.