Media Kampung, Jember

Dua warga Kabupaten Jember yang menjadi penumpang KM Virgo Transport 8 belum ditemukan hingga saat ini. Kedua korban, yakni Amri sebagai sopir dan Abdul Rosyid sebagai kernet truk, tercatat dalam manifes penumpang kapal yang hilang kontak dan tenggelam di perairan Laut Jawa.

KM Virgo Transport 8 berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ketika insiden terjadi pada Minggu dini hari, 13 September 2026. Kapal yang dibuat di Jepang pada tahun 1987 tersebut mengangkut sebanyak 243 orang, terdiri dari awak kapal, mitra kerja, penumpang umum, serta sopir dan kernet truk logistik.

Baca juga:

Proses Pencarian dan Kendala Cuaca

Petugas Search and Rescue (SAR) Surabaya mengonfirmasi bahwa Amri dan Abdul Rosyid termasuk dalam daftar penumpang yang belum ditemukan. Tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif, namun terkendala oleh gelombang tinggi dan cuaca buruk di perairan Laut Jawa.

Operasi pencarian sempat dihentikan sementara pada Rabu, 16 September 2026 pukul 05.00 WIB, dan dijadwalkan dilanjutkan kembali pada Kamis pagi. Update terakhir pada Rabu pukul 20.48 WIB belum menunjukkan keberadaan kedua korban.

Baca juga:

Harapan Keluarga dan Upaya SAR

Keluarga korban di Jember masih berharap kedua pria tersebut dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Tim SAR terus berkoordinasi dan berupaya maksimal untuk menyelesaikan pencarian di tengah tantangan kondisi laut yang tidak bersahabat.

Peristiwa ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat dan pihak terkait, mengingat keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama dalam pelayaran di perairan Indonesia.

Baca juga: