Media Kampung – 17 April 2026 | Ratusan warga Jember serbu Operasi Pasar Murah Pertamina pada Kamis, 16 April 2026, sebagai upaya mengurangi beban ekonomi rumah tangga.

Acara diselenggarakan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus di Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Jember. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat pra‑sejahtera yang rela menunggu dalam antrean panjang.

Jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari tiga ratus orang, termasuk ibu‑rumah dan bapak‑bapak yang berbondong‑bondong menunggu giliran. Antrean dimulai sejak pagi dan berlangsung hingga sore.

Setiap paket sembako dijual seharga Rp30.000, padahal nilai pasar paket tersebut mencapai Rp211.000. Paket berisi 5 kg beras, 2 liter minyak goreng, 2 kg gula, sarden, susu kental manis, dan satu botol kecap manis.

Pembelian paket hanya dapat dilakukan dengan menunjukkan kupon resmi, KTP, dan kartu keluarga. Syarat ini ditetapkan untuk menjamin bantuan tepat sasaran kepada keluarga berpendapatan rendah.

Lia, warga Gebang, menyatakan, ‘Pasar murah ini sangat membantu kami, terutama saat harga sembako terus naik.’ Ia menambahkan bahwa diskon tersebut memberi ruang bagi keluarganya untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Ahad Rahedi, Area Manager Comm, Rel. & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, menjelaskan bahwa program ini merupakan respons perusahaan terhadap fluktuasi harga pangan global. Ia menegaskan, ‘Kami ingin memberikan dampak positif langsung bagi ketahanan pangan di provinsi‑provinsi yang membutuhkan.’

Ratno Cahyo Sembodo, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Jember, memberi apresiasi atas inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN sangat penting untuk menstabilkan harga pangan lokal.

Pertamina menyiapkan seribu paket sembako untuk wilayah Jember, mencakup desa‑desa Gebang, Banjarsengon, Slawu, dan Jemberlor yang masuk dalam kategori desil 1‑4 berdasarkan data Dinas Sosial. Distribusi paket dibagi secara merata sesuai jumlah keluarga terdaftar.

Program Pasar Murah merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina, yang selain fokus pada transisi energi juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat pra‑sejahtera. Dalam konteks ketidakpastian geopolitik global, perusahaan berupaya menahan tekanan inflasi pangan.

Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan akan terus mendukung program serupa di masa mendatang, dengan harapan dapat memperluas jangkauan bantuan ke desa‑desa terpencil. Kerjasama lintas sektor diharapkan menjadi model bagi daerah lain di Jawa Timur.

Pada akhir hari, masih tersisa sekitar 120 paket yang akan didistribusikan pada tanggal 20 April 2026. Kepolisian setempat memastikan keamanan dan kelancaran proses penyaluran selanjutnya.

Kegiatan ini menunjukkan peran strategis BUMN dalam mengatasi masalah ketahanan pangan sekaligus memperkuat citra perusahaan di mata publik. Keberhasilan pasar murah di Jember diharapkan menjadi contoh bagi program CSR di seluruh Indonesia.

Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, diharapkan tekanan harga kebutuhan pokok dapat terus dikendalikan, sehingga kesejahteraan warga Jember tetap terjaga. Pantauan berkelanjutan akan dilakukan untuk menilai efektivitas program ke depan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.