Media Kampung – Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada 14 September 2026. Pergantian ini terjadi setelah Purbaya menjabat selama satu tahun lebih enam hari sejak dilantik pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Masa jabatan Purbaya sebagai Menteri Keuangan diwarnai berbagai kebijakan dan kontroversi yang menarik perhatian publik dan pelaku ekonomi. Salah satu kebijakan penting yang dikenang adalah penempatan dana negara sebesar Rp200 triliun ke dalam lima bank milik negara, yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan Bank Syariah Indonesia. Langkah ini bertujuan untuk menambah likuiditas perbankan dan memperluas penyaluran kredit kepada sektor usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi.
Tak hanya kebijakan fiskal, Purbaya juga menjadi sorotan karena gaya komunikasi yang terbilang spontan dan blak-blakan. Pada masa awal menjabat, ia menanggapi gelombang demonstrasi dengan menyebut tuntutan sebagian sebagai suara kecil masyarakat dan menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi 6-7 persen agar masyarakat lebih fokus pada pekerjaan dan kesejahteraan. Pernyataan ini sempat memicu kritik dan klarifikasi dari Purbaya sendiri.
Keputusan Presiden Prabowo mengganti Purbaya dengan Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan selama tujuh tahun, dilakukan tanpa penjelasan resmi mengenai alasan spesifik penggantian tersebut. Suahasil memiliki latar belakang akademis yang kuat sebagai profesor di bidang ilmu ekonomi dan berpengalaman luas dalam kebijakan fiskal serta pemerintahan, termasuk pernah menjabat Kepala Badan Kebijakan Fiskal dan berbagai posisi strategis lainnya.
Suahasil Nazara mengucapkan sumpah jabatan di Istana Negara dan berjanji akan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika jabatan. Dengan pengangkatan ini, Suahasil diharapkan dapat melanjutkan dan memperkuat kebijakan fiskal nasional serta mendukung agenda ekonomi pemerintah di sisa masa jabatan kabinet 2024-2029.
Perjalanan Purbaya dan transisi ke Suahasil menunjukkan dinamika penting dalam pengelolaan keuangan negara di tengah tantangan ekonomi domestik dan global. Kebijakan awal Purbaya yang mengalirkan dana besar ke perbankan negara menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat likuiditas dan kredit usaha, meskipun masa jabatannya singkat dan berakhir dengan reshuffle mendadak.
Suahasil yang berpengalaman sebagai Wakil Menteri Keuangan dan akademisi diharapkan mampu membawa stabilitas dan inovasi dalam pengelolaan fiskal, mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta menjaga keberlanjutan anggaran negara.














Tinggalkan Balasan