Media Kampung, Lamongan – Persela Lamongan berhasil menangkan pertandingan pembukaan Pegadaian Championship 2026/2027 melawan Persis Solo dengan skor 2-0 di Stadion Surajaya. Gol pertama dicetak oleh Hambali Tholib pada menit ke‑33, diikuti Risqki Utomo pada menit ke‑44, sehingga keunggulan dua gol bertahan hingga peluit akhir.

Laga ini menjadi ujian pertama bagi Persis Solo yang harus bangkit setelah kegagalan mencetak gol. Tim Laskar Sambernyawa sempat menekan di menit‑7 melalui Terens Puhiri, namun peluang tersebut berhasil dihalau kiper Persela Rafli Mahreza. Tekanan terus berlanjut, namun pertahanan Persela tetap solid.

Baca juga:

Di babak kedua, Persis berusaha menutup selisih dengan peluang dari Wbeymar Angulo dan Henri Doumbia, namun kedua tembakan tersebut tidak berhasil menembus gawang. Persela memilih tak melakukan pergantian signifikan, menjaga kestabilan lini pertahanan.

Di luar lapangan, pertandingan ini memberikan dampak ekonomi signifikan bagi pelaku UMKM di sekitar stadion. Direktur Bisnis Persela, Pradita Aditya, mencatat bahwa lebih dari 10.600 suporter hadir, dan perkiraan transaksi UMKM mencapai ratusan juta rupiah. Dengan asumsi setiap penonton menghabiskan minimal Rp10.000 untuk produk makanan dan minuman, potensi pendapatan mencapai sekitar Rp106 juta, sementara penjualan tiket menghasilkan lebih dari Rp530 juta, sehingga total nilai ekonomi diperkirakan sekitar Rp636 juta.

Baca juga:

Keberhasilan Persela di laga kandang pertama menambah kepercayaan diri tim menjelang fase grup selanjutnya, sementara Persis Solo harus memperbaiki performa menjelang pertemuan berikutnya melawan PSBS Biak pada 20 September 2026.

Pertandingan ini sekaligus menegaskan peran penting sepak bola sebagai penggerak ekonomi lokal, memperkuat sinergi antara olahraga dan usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah Lamongan.

Baca juga: