Media Kampung, Jakarta – Harga Emas Antam 24 karat jatuh Rp10.000 per gram menjadi Rp2.627.000 pada 8 September 2026. Penurunan ini menurunkan nilai total cadangan emas yang dimiliki investor domestik dan menambah perhatian pada dinamika pasar logam mulia.

Penurunan harga Antam mengikuti tren global; harga emas dunia (XAU/USD) sempat turun 0,56% menjadi US$4.406 per troy ons, namun pulih di sesi Asia menjadi US$4.438. Fluktuasi nilai dolar AS dan kebijakan suku bunga The Fed menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga.

Baca juga:

Cadangan emas tetap menjadi instrumen penting bagi bank sentral dan investor sebagai lindung nilai inflasi dan depresiasi mata uang. Pada 2022, bank‑bank sentral menambah 1.136 ton emas senilai sekitar US$70 miliar, mencerminkan kepercayaan pada logam mulia sebagai aset safe‑haven.

Berikut rincian harga Antam per ukuran pada hari tersebut:

Baca juga:
UkuranHarga (Rp)
0,5 gram1.363.500
1 gram2.627.000
5 gram12.910.000
10 gram25.765.000
25 gram64.287.000
50 gram128.495.000

Faktor utama yang memengaruhi harga emas saat ini meliputi:

  • Kebijakan moneter The Fed dan suku bunga AS.
  • Pergerakan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang lain.
  • Ketidakpastian geopolitik dan risiko resesi global.
  • Permintaan safe‑haven dari investor dan bank sentral.

Dengan harga Antam yang lebih rendah, peluang beli bagi investor ritel meningkat, namun tetap diperlukan pemantauan ketat terhadap perkembangan ekonomi global yang dapat memicu volatilitas lebih lanjut pada cadangan emas.

Baca juga: